Media KampungPagelaran Sabang Merauke (PSM) tahun 2026 mengusung tema baru bertajuk “Hikayat Srikandi Nusantara” yang mengangkat kisah perempuan-perempuan Nusantara yang berani, tangguh, dan penuh kasih. Tema ini dipilih untuk menampilkan keberanian dan peran penting perempuan dalam sejarah dan budaya Indonesia.

Silvi Liswanda, Wakil Presiden Direktur iForte sekaligus Executive Producer PSM, menyatakan bahwa pagelaran kali ini terasa istimewa karena seluruh tim bekerja dengan penuh dedikasi untuk melestarikan budaya bangsa. Ia menegaskan bahwa PSM menggabungkan unsur budaya dengan konsep modern agar generasi muda dapat semakin mengenal serta mencintai warisan budaya Indonesia.

Sejak pertama kali digelar pada 2022, tema PSM terus berkembang. Pada 2026, fokus diarahkan pada perjuangan perempuan dari berbagai daerah di Nusantara yang memiliki keteguhan dan keberanian luar biasa dalam menjaga perjalanan bangsa. Menurut Silvi, kisah-kisah perempuan ini sangat penting untuk disebarluaskan melalui pertunjukan budaya yang menarik dan edukatif.

Pagelaran tahun ini melibatkan sekitar 1.700 peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Di antara mereka, sebanyak 700 seniman dan 387 penari telah dipilih melalui proses audisi ketat dan menjalani karantina khusus di Yogyakarta untuk mempersiapkan penampilan terbaik mereka. Kostum yang digunakan pun dibuat oleh sanggar budaya dari sejumlah daerah, menggambarkan keanekaragaman budaya Nusantara secara autentik.

Sutradara PSM, Rusmedie Agus, menjelaskan bahwa tema “Srikandi Nusantara” dipilih setelah diskusi panjang sejak tahun lalu. Energi dan pengaruh perempuan dalam perjalanan bangsa menjadi inspirasi utama karena selama ini perempuan hebat Nusantara belum pernah menjadi fokus utama pagelaran ini.

Tokoh Srikandi dipilih sebagai simbol keberanian dan emansipasi perempuan. Dalam pertunjukan nanti, karakter Srikandi akan diperankan oleh penyanyi Raisa yang akan membawa pesan tentang perempuan kuat yang menjaga kehormatan dan keharmonisan kehidupan. Menurut Rusmedie, karakter ini sangat relevan dengan perempuan Indonesia masa kini.

Selain Srikandi, pagelaran juga menampilkan tokoh-tokoh legendaris lainnya seperti Dayang Sumbi dan Ibu Malin Kundang. Masing-masing karakter mencerminkan perjuangan, cinta, dan pengorbanan perempuan dalam berbagai kisah Nusantara yang memperkaya makna budaya Indonesia.

Persiapan pagelaran terus dilakukan dengan penuh semangat dan profesionalisme guna menghasilkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang peran penting perempuan dalam sejarah bangsa. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan tiket pagelaran akan diumumkan secara resmi oleh panitia penyelenggara.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.