Media Kampung – Gunung Rinjani, salah satu destinasi wisata alam paling populer di Indonesia, kini memiliki fasilitas pendukung yang lebih baik berkat upaya Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dalam membangun sejumlah ‘rest shelter‘ di jalur pendakian.
Kasubbag Tata Usaha Balai TNGR, Asrekita, menjelaskan bahwa pembangunan rest shelter ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan keselamatan wisatawan. Fasilitas ini dibangun di beberapa jalur pendakian, termasuk Sembalun dan Senaru, dengan enam rest shelter di setiap jalur.
Fasilitas rest shelter dilengkapi dengan tempat duduk yang dapat menampung sekitar 10 orang, lampu penerangan, dan colokan listrik yang menggunakan energi panel surya. Dengan demikian, para pendaki dapat beristirahat dengan nyaman dan aman selama perjalanan pendakian.
Asrekita menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kerusakan fasilitas. Ia mengimbau para pendaki untuk tidak mendirikan tenda di dalam rest shelter, membuang sampah sembarangan, atau melakukan vandalisme. Dengan menjaga fasilitas dengan baik, diharapkan para pendaki dapat menikmati pengalaman pendakian yang lebih nyaman dan aman.
Kepala Balai TNGR, Budhy Kurniawan, menambahkan bahwa pembangunan rest shelter merupakan bagian dari upaya peningkatan fasilitas pendukung keselamatan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Fasilitas ini dirancang dengan struktur kokoh dan desain ergonomis, serta didukung pemanfaatan energi ramah lingkungan melalui panel surya.
Dengan adanya rest shelter ini, diharapkan para pendaki dapat beristirahat dengan nyaman dan aman sebelum melanjutkan perjalanan pendakian. Selain itu, fasilitas ini juga dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kerusakan lingkungan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan