Media Kampung – Inter Milan berhasil mengangkat trofi Coppa Italia 2025/2026 setelah menaklukkan Lazio dengan skor 2-0 di Stadion Olimpico, Roma, pada Kamis dini hari WIB, 14 Mei 2026. Kemenangan ini melengkapi kesuksesan mereka di musim ini setelah sebelumnya mengamankan gelar juara Serie A.
Dalam laga final yang berlangsung, Inter Milan langsung mengambil kendali permainan dan mendominasi sejak menit awal. Gol pembuka tercipta pada menit ke-14 melalui gol bunuh diri Adam Marusic yang tak sengaja membelokkan sundulan Marcus Thuram. Dua gol tersebut menjadi pembeda yang menentukan jalannya pertandingan.
Inter kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-35 lewat aksi Lautaro Martinez yang memanfaatkan umpan matang dari Denzel Dumfries. Skor 2-0 bertahan hingga akhir babak pertama, dengan Inter tetap tampil agresif dan Lazio kesulitan membangun serangan yang membahayakan.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sedikit menurun. Meski Lazio berusaha keras mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan, pertahanan Inter yang kokoh membuat usaha mereka gagal membuahkan hasil. Kesempatan terbaik bagi Lazio terjadi pada menit ke-75 saat Boulaye melepaskan tembakan keras di dalam kotak penalti, namun kiper Inter, Josep Martinez, tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting.
Kemenangan 2-0 ini memastikan Inter Milan meraih trofi Coppa Italia yang ke-10 dalam sejarah klub. Prestasi ini juga menjadi pencapaian signifikan bagi pelatih kepala Cristian Chivu yang menjalani musim pertamanya. Dengan koleksi sepuluh gelar, Inter kini menjadi tim tersukses kedua di kompetisi ini, di bawah Juventus yang memegang rekor 15 gelar juara.
Skuad Inter yang diturunkan pada pertandingan final ini mencakup nama-nama kunci seperti kapten Lautaro Martinez, Denzel Dumfries, Marcus Thuram, dan kiper Josep Martinez. Sementara Lazio menurunkan Edoardo Motta sebagai penjaga gawang dan beberapa pemain seperti Adam Marusic dan Mattia Zaccagni.
Kemenangan ini sekaligus menandai keberhasilan Inter Milan menyelesaikan musim 2025/2026 dengan gelar ganda, yakni juara Serie A dan Coppa Italia. Hal ini menunjukkan konsistensi dan kekuatan tim yang dibangun di bawah arahan Cristian Chivu sepanjang musim.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan