Media Kampung – Mercedes-Benz secara resmi memulai produksi massal MPV listrik premium terbaru mereka, Mercedes-Benz VLE, di pabrik Vitoria, Spanyol. Kendaraan ini menjadi yang pertama dibangun di atas sasis modular fleksibel bernama Van Architecture, menandai era baru segmen Grand Limousine.
Proses perakitan perdana dilakukan setelah pabrik Vitoria bertransformasi menjadi fasilitas modern, digital, dan berkelanjutan. Investasi besar-besaran dilakukan pada area body shop, paint shop, hingga sistem logistik berbasis IT. Alhasil, pabrik kini mampu merakit berbagai model dengan jenis penggerak berbeda dalam satu jalur produksi tanpa mengganggu produksi V-Class, Vito, dan eVito yang sudah ada.
Chairman of the Board of Management Mercedes-Benz Group AG, Ola Kaumlllenius, menyatakan bahwa VLE dikembangkan dalam waktu sangat singkat berkat pendekatan digital dan kolaborasi tim internasional. “VLE menunjukkan bagaimana kami mendorong inovasi di Mercedes-Benz yakni cepat, terfokus, dan dengan ambisi kualitas tertinggi,” ujarnya.
Sekitar 5.000 karyawan langsung di Vitoria terlibat dalam produksi VLE. Kendaraan ini menyasar pasar konsumen premium dan layanan shuttle eksklusif, menggabungkan kenyamanan sedan mewah dengan fleksibilitas kabin MPV yang mampu menampung hingga delapan penumpang.
Keunggulan utama VLE terletak pada performa dan daya jelajah berkat teknologi modular baterai 800-volt. Sistem ini mendukung pengisian daya ultra-cepat dan sanggup menempuh jarak lebih dari 700 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar WLTP.
Head of Mercedes-Benz Vans, Thomas Klein, menyebut VLE sebagai Grand Limousine yang menjadi pendamping sempurna untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kendaraan keluarga hingga layanan jemputan eksklusif. “Dengan dimulainya produksi VLE di Vitoria, kami kini memasuki era baru,” tuturnya.
Aspek keselamatan dan kenyamanan digital di kabin VLE dikendalikan oleh Mercedes-Benz Operating System (MB.OS). Proses manufaktur juga mengedepankan prinsip ramah lingkungan dengan memanfaatkan pasokan listrik dari sumber energi terbarukan, energi geotermal, serta standar bangunan bebas emisi (ZEB).
Setelah produksi perdana di Spanyol, Mercedes-Benz menjadwalkan pabrik Fuzhou di Tiongkok untuk merakit VLE pada akhir tahun guna memenuhi kebutuhan pasar domestik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan