Media Kampung – Sejarah Honda TN360 menandai babak penting dalam perjalanan pabrikan otomotif Jepang. Mobil ini merupakan generasi kedua dari keluarga pikap Honda dan menjadi mobil massal pertama yang diproduksi secara massal oleh Honda. Kehadirannya pada 1967 menggantikan posisi T360, pikap pertama Honda yang diluncurkan pada 1963.

T360 hadir dengan mesin 4 silinder segaris, DOHC, berkapasitas 365 cc yang mampu menghasilkan daya 37 dk. Mesin ini dipasang di bagian tengah dan menggunakan pendingin cairan. Pada 1964, Honda menawarkan opsi mesin lebih bertenaga, yaitu T500 dengan kapasitas 531 cc yang ditargetkan untuk pasar ekspor.

Ketika TN360 diperkenalkan pada November 1967, T360 dan T500 sudah tidak lagi dipasarkan. TN360 membawa perubahan signifikan pada sektor mesin. Alih-alih mesin 4 silinder yang kompleks, Honda memilih mesin 2 silinder inline, SOHC, berkapasitas 354 cc dengan pendingin udara. Mesin ini diadaptasi dari sepeda motor Honda CB450 dengan volume silinder yang dikurangi agar sesuai regulasi Kei Car saat itu.

Keputusan ini mungkin terlihat sebagai penurunan spesifikasi, namun dari sisi efisiensi dan biaya perawatan, langkah tersebut sangat realistis. Mesin 4 silinder pada T360 dinilai terlalu rumit untuk kendaraan niaga ringan, sehingga biaya perawatan menjadi tinggi. Dengan mesin baru yang hanya menghasilkan 30 dk, TN360 justru lebih irit bahan bakar dan lebih lincah, cocok untuk jalan-jalan sempit di kawasan perumahan Jepang.

TN360 mengalami beberapa kali penyegaran selama masa produksinya. Facelift pertama terjadi pada 1970 yang menghasilkan varian TN360-TNIII, atau TNIII. Pada 1968, sempat ditawarkan versi tanpa atap permanen. Facelift berikutnya pada 1971 menambahkan elemen krom pada tampilan. Tahun 1972, Honda melakukan perubahan besar dengan menghadirkan empat lampu bundar yang disusun vertikal, model yang dikenal sebagai TN V.

Pada 1975, TN360 kembali diperbarui dengan mengganti spion tangkai menjadi spion plastik yang ditempel di daun pintu. Model ini disebut TN 7 dan juga mendapat penyempurnaan pada sistem emisi gas buang. Produksi TN360 berakhir pada Juli 1977 dengan total 700 ribu unit. Penerusnya adalah TN Acty yang tetap menggunakan mesin 2 silinder inline namun dengan kapasitas lebih besar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.