Media Kampung – Hyundai resmi memperkenalkan Ioniq V pada ajang Beijing Auto Show 2026, menandai debut global mobil listrik premium tersebut.
Acara pameran yang berlangsung dari 24 April hingga 3 Mei 2026 di ibu kota Tiongkok menjadi panggung peluncuran Ioniq V.
Desain eksterior mengusung konsep tiga dimensi multi‑sudut dengan hambatan angin rendah, lampu Dimensional Light Blade, serta lampu depan terpisah yang menambah kesan futuristik.
Dimensi kendaraan tercatat panjang 4.900 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.470 mm, dan jarak sumbu roda 2.900 mm, memberikan proporsi yang seimbang antara ruang interior dan aerodinamika.
Bagian interior menampilkan tema nebula, layar ultra‑tipis berukuran 27 inci beresolusi 4K, pencahayaan ambient nebula, serta HUD “Cyber Eye” yang terintegrasi.
Selain layar besar, Ioniq V dilengkapi dengan asisten AI berbasis large language model yang didukung chipset Qualcomm Snapdragon 8295, memungkinkan kontrol suara intuitif untuk fungsi kendaraan.
Mobil ini mendukung pengisian cepat 800 V, memberikan jangkauan lebih dari 600 km (standar CLTC) dalam satu kali pengisian daya.
Walaupun awalnya dikabarkan menggunakan platform E‑GMP, sumber lain menyebut Ioniq V dibangun di atas arsitektur baru yang dikembangkan bersama BAIC, menyesuaikan kebutuhan pasar China.
Hyundai menegaskan bahwa merek Ioniq kini resmi berdiri di China, mengusung filosofi “Kualitas Global + Kecerdasan Tiongkok” untuk menggabungkan standar internasional dengan preferensi lokal.
Strategi teknologi melibatkan kolaborasi dengan Momenta, chip Qualcomm, baterai CATL, kecerdasan buatan Baidu, serta Volcano Engine dari ByteDance, menciptakan ekosistem Ioniq Universe yang terintegrasi.
José Muñoz, President and CEO Hyundai Motor Company, mengatakan, “Peluncuran Ioniq V merupakan langkah paling ambisius dan menarik yang pernah kami lakukan di China, mengingat konsumen EV di sana paling menuntut.”
Hyundai menargetkan produksi hingga 500.000 unit Ioniq V per tahun, menegaskan komitmen jangka panjang untuk menguasai pasar listrik Tiongkok.
Strategi ini muncul di tengah persaingan ketat, di mana produsen lokal seperti BYD dan Chery meluncurkan model SUV listrik dan hybrid berkapasitas tinggi.
Dengan desain yang disesuaikan khusus untuk konsumen China dan rencana ekspor global, Ioniq V diproyeksikan akan menjadi pilar utama portofolio elektrifikasi Hyundai dalam beberapa tahun ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan