Media Kampung – Di tengah lonjakan harga solar non-subsidi yang kini menembus batas Rp 24.000 per liter, konsumen motor dan mobil mencari alternatif yang lebih ekonomis untuk kegiatan sehari-hari, dan Suzuki Nex II muncul sebagai solusi yang menjanjikan.
Data Kompas menunjukkan bahwa harga Pertamina Dexlite naik dari Rp 14.950 menjadi Rp 24.950 per liter dalam waktu singkat, memicu kekhawatiran di kalangan pengguna kendaraan diesel serta mempercepat pergeseran preferensi ke kendaraan berbahan bakar lebih efisien.
Dealer motor di Jakarta dan Surabaya melaporkan peningkatan permintaan skutik dengan kapasitas mesin di bawah 150 cc, karena biaya operasional yang lebih rendah menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian.
Sejalan dengan tren ini, Suzuki resmi meluncurkan Nex II dengan harga eceran sekitar Rp 12,9 juta, menjadikannya salah satu skutik terjangkau di pasar Indonesia pada tahun 2026.
Nex II dilengkapi mesin 125 cc berpendinginan cair, menghasilkan tenaga maksimal 13,2 hp pada 7.500 rpm serta torsi 10,5 Nm pada 5.500 rpm, yang cukup untuk menaklukkan lalu lintas perkotaan tanpa mengorbankan kenyamanan.
Efisiensi bahan bakar menjadi keunggulan utama, dengan konsumsi rata-rata 45 km per liter pada kondisi jalan perkotaan, sehingga pemilik dapat menempuh jarak jauh dengan biaya bahan bakar yang sangat minim.
Desainnya menampilkan bodi berlekuk aerodinamis, lampu LED full‑color, serta panel instrumen digital yang memudahkan pengendara memantau kecepatan, jarak tempuh, dan status baterai lampu.
Fitur keselamatan juga ditingkatkan, termasuk rem cakram depan dan belakang, serta sistem anti‑selip (ABS) pada varian tertinggi, menjawab keprihatinan konsumen terhadap standar keamanan.
Dalam survei yang dilakukan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), 68 persen responden menyatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan skutik dengan konsumsi bahan bakar di atas 40 km/l sebagai pilihan utama di tahun mendatang.
Para dealer mengonfirmasi bahwa Nex II telah terjual lebih cepat daripada perkiraan, dengan rata‑rata penjualan harian mencapai 35 unit di jaringan resmi Suzuki pada minggu pertama peluncuran.
Konsumen yang menguji Nex II melaporkan pengalaman berkendara yang responsif dan stabil, terutama pada kecepatan menengah yang sering ditemui di jalan‑jalan kota padat.
Dengan kapasitas tangki bahan bakar 5,5 liter, motor ini dapat menempuh lebih dari 250 km tanpa perlu mengisi ulang, mengurangi frekuensi pemberhentian di pompa bensin yang kini semakin mahal.
Pengguna yang beralih dari motor berkapasitas 150 cc mengakui penurunan biaya operasional hingga 30 persen, sejalan dengan harapan mereka untuk menahan dampak kenaikan harga solar.
Selain efisiensi, Nex II menawarkan nilai jual kembali yang cukup baik, karena popularitas model skutik berkapasitas kecil terus meningkat di kalangan pembeli bekas.
Secara keseluruhan, Suzuki Nex II menjadi pilihan pragmatis bagi pengendara yang mengutamakan penghematan biaya harian, sambil tetap menikmati fitur modern dan desain menarik di tengah ketidakpastian harga BBM.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan