Media Kampung – 14 April 2026 | Nissan resmi mengumumkan peluncuran Nissan Rogue Hybrid 2027, model SUV crossover terbaru yang ditujukan untuk menyaingi Toyota RAV4 dan Honda CR‑V di segmen kendaraan hybrid. Peluncuran ini menandai langkah strategis Nissan dalam memperluas rangkaian e‑POWER hybrid di pasar global.

Rogue Hybrid mengusung sistem e‑POWER yang memadukan motor listrik pada roda depan dengan mesin bensin berkapasitas 1,5 liter sebagai generator, menghasilkan tenaga gabungan sekitar 150 tenaga kuda. Efisiensi bahan bakar diklaim mencapai 23,5 km/liter dalam siklus kombinasi, sesuai data uji standar WLTP.

Model ini dijadwalkan mulai diproduksi pada kuartal pertama 2027 di pabrik Nissan di Canton, Mississippi, Amerika Serikat, dengan distribusi awal ke pasar Amerika Utara, Eropa, dan Asia termasuk Indonesia. Harga perkiraan di pasar Indonesia berada pada kisaran Rp 500 jutaan hingga Rp 650 jutaan, tergantung varian dan kelengkapan.

Dalam persaingan pasar, Nissan menargetkan pangsa penjualan SUV hybrid sebesar 12% pada tahun 2028, melampaui posisi CR‑V yang memegang 9% dan mendekati dominasi RAV4 yang berada di atas 15% di wilayah Amerika Utara. Analisis internal Nissan menunjukkan peningkatan minat konsumen terhadap kendaraan berteknologi e‑POWER yang menawarkan pengisian baterai otomatis tanpa plug‑in.

“Kami yakin Rogue Hybrid akan memberikan kombinasi performa, kepraktisan, dan efisiensi yang belum ada di segmen ini,” ujar Hiroshi Tanaka, Kepala Pengembangan Produk Nissan di Amerika. “e‑POWER memberikan pengalaman mengemudi listrik tanpa kekhawatiran tentang jarak tempuh, sekaligus mempertahankan kebebasan mengisi bensin tradisional.”

Pengenalan Rogue Hybrid juga disertai dengan pengumuman kembali produksi kembali model Xterra yang sempat dihentikan pada 2020, sebagai bagian dari visi jangka panjang Nissan untuk memperkuat portofolio SUV berkapabilitas off‑road dan urban. Kedua model akan berbagi platform modul yang memungkinkan efisiensi produksi dan fleksibilitas varian.

Kebijakan Nissan dalam mengintegrasikan teknologi hybrid berfokus pada pengurangan emisi CO₂ sebesar 30% dibandingkan generasi sebelumnya, sejalan dengan target regulasi emisi di Uni Eropa dan Amerika yang mengharuskan penurunan rata-rata emisi hingga 2027. Rogue Hybrid diharapkan menjadi salah satu pilar utama pencapaian target tersebut.

Pasar Indonesia, yang pada 2023 mencatat penjualan SUV sebesar 45.000 unit, menjadi salah satu fokus utama Nissan mengingat pertumbuhan penjualan kendaraan ramah lingkungan yang naik 18% tahun lalu. Dealer resmi Nissan di Jakarta dan Surabaya sudah menerima unit demo untuk uji jalan bersama media otomotif.

Saat ini, pre‑order untuk Nissan Rogue Hybrid telah dibuka secara online melalui portal resmi Nissan Indonesia, dengan estimasi pengiriman pertama pada akhir September 2027. Konsumen yang melakukan pemesanan sebelum November 2027 akan mendapatkan paket layanan purna jual khusus selama tiga tahun.

Dengan peluncuran Rogue Hybrid, Nissan menegaskan komitmennya untuk bersaing secara agresif di pasar SUV hybrid global, memperkuat posisi merek di Indonesia, serta mendukung agenda transisi energi bersih dalam industri otomotif.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.