Media Kampung, Vancouver — Kolombia gagal melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti 3-4 melawan Swiss di Stadion BC Place, Selasa (7/7) waktu setempat. Pertandingan berakhir imbang 0-0 hingga 120 menit.
Hasil ini mengejutkan karena Kolombia tampil solid sepanjang turnamen, hanya kebobolan satu gol sejak fase grup. Mereka finis sebagai juara grup di atas Portugal dan menyingkirkan Ghana di babak 32 besar.
Namun, penyelesaian akhir yang buruk menjadi faktor utama kegagalan. Sepanjang Piala Dunia 2026, Kolombia hanya mencetak lima gol dari 94 tembakan. Efektivitas yang sangat rendah itu kembali terlihat saat melawan Swiss.
Kolombia mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang, terutama di babak tambahan dengan delapan tembakan. Namun, peluang emas yang gagal dimanfaatkan Jaminton Campaz pada akhir perpanjangan waktu menjadi momen yang paling disesali.
Gelandang Jhon Arias menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para suporter. “Negara ini menunjukkan bahwa mereka percaya kepada kami, dan menurut saya hal itu membuat rasa sakit ini semakin besar,” ujarnya usai pertandingan.
Arias menegaskan pentingnya bangkit dari kegagalan. “Jika ada satu hal yang menjadi karakter orang Kolombia, itu adalah kemampuan kami untuk bangkit dari kesulitan. Saya berharap hari ini menjadi awal baru,” tambahnya.
Di sisi lain, Swiss yang tampil tanpa pemain andalan Johan Manzambi karena cedera, berhasil memanfaatkan adu penalti untuk melaju ke perempat final. Mereka akan menghadapi juara bertahan Argentina pada Minggu (12/7) di Stadion Arrowhead, Kansas.





















Tinggalkan Balasan