Media Kampung – Jakarta – Viktor Gyokeres, striker Swedia, menegaskan ambisinya untuk kembali tampil di Piala Dunia 2030 setelah pengalaman berharga di edisi 2026. Meskipun Swedia harus tersingkir di babak 32 besar oleh Prancis, Gyokeres tetap optimistis dengan masa depan timnya.
Dalam wawancara usai pertandingan, Gyokeres mengakui bahwa Swedia adalah tim yang baru dan minim pengalaman di turnamen besar. “Kami adalah tim yang baru dan belum pernah bermain di turnamen besar. Setidaknya saya rasa hanya satu pemain di tim ini yang pernah mengalaminya,” ujarnya. Ia menegaskan keyakinannya bahwa timnya akan berkembang menjadi sangat kuat seiring waktu.
Gyokeres sendiri mencatatkan satu gol dan dua assist saat Swedia membantai Tunisia 5-1 di fase grup. Meski langkah Swedia terhenti oleh Prancis, ia tetap membawa kenangan indah dari Piala Dunia 2026. “Saya yakin kami memiliki banyak pemain berbakat. Seiring waktu, kami akan menjadi tim yang sangat kuat dan bisa meraih prestasi lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, bek Prancis William Saliba yang merupakan rekan setim Gyokeres di Arsenal, memuji performa striker tersebut. “Senang bisa bermain melawannya. Dia adalah bek yang sangat bagus dan itulah yang paling saya sukai bermain melawan pemain-pemain terbaik,” ucap Saliba. Pertahanan Prancis yang solid menjadi salah satu kunci kemenangan mereka atas Swedia.
Dengan target Piala Dunia 2030, Gyokeres termotivasi untuk bersaing lagi melawan tim-tim terbaik dunia dan pemain top dunia. Ia berharap pengalaman di Piala Dunia 2026 menjadi modal berharga bagi Swedia untuk tampil lebih baik di masa depan.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan