Media Kampung – Uruguay secara resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-0 dari Spanyol di laga pamungkas Grup H. Kekalahan ini memastikan Uruguay finis di posisi ketiga grup dengan hanya dua poin, tanpa satu pun kemenangan. Ini adalah kali pertama Uruguay gagal lolos dari fase grup sejak Piala Dunia 2002.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Akron, Guadalajara, pada Jumat (27/6/2026) itu berakhir dengan skor tipis. Gol semata wayang Spanyol dicetak oleh Álex Baena pada menit ke-37, memanfaatkan kesalahan kiper Uruguay, Fernando Muslera. Muslera gagal mengamankan bola tendangan Baena yang sebenarnya tidak terlalu keras, sehingga bola masuk ke gawang.

Kekalahan ini menjadi puncak dari performa buruk Uruguay sepanjang turnamen. Sebelumnya, mereka hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi dan 1-1 melawan Cabo Verde. Darwin Núñez, yang diharapkan menjadi ujung tombak serangan, tampil mengecewakan. Penyerang Liverpool itu gagal memanfaatkan beberapa peluang emas, termasuk sebuah tendangan penalti yang seharusnya bisa menyamakan kedudukan.

Kegagalan penalti Núñez terjadi pada menit ke-65, saat wasit memberikan hadiah penalti setelah Federico Valverde dilanggar di kotak terlarang. Namun, tendangan Núñez yang mengarah ke sisi kiri gawang berhasil ditebak oleh kiper Spanyol, Unai Simón. Ini menjadi simbol dari kegagalan Uruguay secara keseluruhan di turnamen ini.

Setelah pertandingan, kritik tajam datang dari berbagai pihak. Analis sepak bola Chavo Fucks menyebut eliminasi ini sebagai “kegagalan yang gemilang” dan menyalahkan proyek Marcelo Bielsa serta kebijakan Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF). Menurutnya, para pemain tidak pernah percaya pada ide Bielsa dan tidak puas dengan metode latihan yang diterapkan. “Para pemain tidak pernah percaya pada idenya. Mereka tidak pernah puas dengan latihan,” ujar Fucks dalam analisisnya.

Bielsa sendiri, dalam konferensi pers usai pertandingan, mengakui kegagalannya. “Saya tidak bisa meningkatkan pemain bagus yang dimiliki Uruguay. Ini tanggung jawab saya,” katanya dengan nada frustrasi.

Dengan tersingkirnya Uruguay, Spanyol lolos sebagai juara grup dengan tujuh poin, sementara Cabo Verde yang bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi, lolos sebagai runner-up grup dengan lima poin. Bagi Uruguay, ini menjadi pukulan telak dan memicu pertanyaan besar tentang masa depan Bielsa sebagai pelatih.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.