Media KampungFederasi Sepak Bola Tunisia resmi memecat pelatih Sabri Lamouchi setelah timnas mereka dibantai Swedia dengan skor 1-5 pada laga perdana Grup X Piala Dunia 2026, Senin (15/6). Keputusan ini diumumkan melalui akun Instagram resmi federasi, menyebutkan bahwa kesepakatan pemecatan telah tercapai.

Sebagai pengganti sementara, federasi menunjuk Mondher Kebaier untuk menangani tim di sisa pertandingan grup. Tunisia masih harus menghadapi Jepang dan Belanda pada dua laga selanjutnya.

Kekalahan telak dari Swedia menjadi puncak dari serangkaian hasil buruk di bawah asuhan Lamouchi. Pelatih berusia 54 tahun itu baru menjabat sejak Januari lalu, tetapi hanya bertahan dalam lima pertandingan. Satu-satunya kemenangan diraih saat mengalahkan Haiti 1-0 di laga perdananya, namun setelah itu tim hanya mampu mencetak satu gol dalam empat pertandingan berikutnya.

Tekanan terhadap Lamouchi semakin besar setelah Tunisia dipermalukan Belgia 0-5 dalam laga uji coba pada 6 Juni lalu di Brussels. Kekalahan beruntun tersebut membuat federasi akhirnya mengambil tindakan tegas.

Lamouchi, mantan gelandang timnas Prancis dengan 12 penampilan, memiliki kewarganegaraan ganda Prancis-Tunisia. Sebelum menangani Tunisia, ia pernah melatih Rennes, Nottingham Forest, dan timnas Pantai Gading yang ia bawa ke Piala Dunia 2014.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.