Media KampungSelebrasi khas penyerang Swedia, Viktor Gykeres, mulai menjadi tren di Piala Dunia 2026. Gerakan menutup mulut dengan kedua tangan yang menjadi ciri khasnya kini ditiru oleh sejumlah pemain selama turnamen berlangsung.

Penyerang berusia 28 tahun itu tampil impresif dalam perjalanan Swedia menuju putaran final Piala Dunia 2026. Ia menjadi sosok penting yang membawa negaranya lolos ke turnamen terbesar sepak bola dunia setelah mencetak gol penentu kemenangan saat Swedia mengalahkan Polandia 3-2 pada laga playoff.

Popularitas Gykeres yang terus meningkat, ditambah ketajamannya bersama klub dan tim nasional, membuat selebrasi tersebut semakin dikenal luas. Gerakan itu kini menjadi tren baru di kalangan pesepak bola dan turut mewarnai atmosfer Piala Dunia 2026.

“Ada banyak tebakan. Hannibal Lecter, Batman, dan banyak hal lainnya, tetapi tidak ada yang benar. Ya, itu rahasia,” kata Gykeres saat menjelaskan makna selebrasi khasnya, seperti dikutip dari Reuters. Gerakan tersebut telah menjadi identitas Gykeres dalam beberapa musim terakhir.

Menurut mantan rekan setimnya di Coventry City, Josh Eccles, selebrasi itu terinspirasi dari tokoh fiksi Hannibal Lecter. Karakter Hannibal Lecter dikenal luas melalui film The Silence of the Lambs yang diperankan oleh Anthony Hopkins.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.