Media Kampung – Klasemen Super League mengalami pergerakan signifikan setelah Dewa United (DU) dan Persib Bandung bermain imbang 2-2 pada pekan ke-28.
Pertandingan berlangsung di Banten International Stadium, Serang, Senin (20/4) dengan intensitas tinggi sejak menit pertama.
Dewa United memimpin dua gol pertama melalui Alex Martins pada menit ke-28 dan Ricky Kambuaya pada menit ke-61.
Pada menit ke-63, Alex Martins menerima kartu kuning kedua sehingga harus keluar lapangan, menurunkan jumlah pemain DU menjadi sepuluh.
Setelah kehilangan Martins, Persib menekan pertahanan DU dan berhasil menyamakan kedudukan lewat Thom Haye yang mengeksekusi penalti pada menit ke-73.
Gol penyeimbang kedua dicetak Andrew Jung pada menit ke-85 setelah menerima umpan silang dari Eliano Reijnders.
Skor akhir 2-2 memberi Persib satu poin tambahan, sementara DU tetap berada di posisi ketujuh klasemen.
Di laga lain, Persijap Jepara menumbangkan Semen Padang 2-1 di Stadion Haji Agus Salim, Bali, pada hari yang sama.
Gol Persijap diraih oleh striker asal Brasil pada menit ke-30 dan ditambah satu lagi lewat serangan balik pada menit ke-67.
Kemenangan ini mengangkat Persijap dari zona degradasi dengan total 28 poin, menyamakan poin dengan PSM yang berada di posisi 14.
Berikut rangkuman poin setelah dua pertandingan pekan ke-28: Persib 65 poin, Borneo FC 63 poin, Persija 58 poin, Bhayangkara FC 47 poin, Malut United 46 poin, Persebaya 42 poin, Dewa United 41 poin, Persita 41 poin, Bali United 39 poin, Arema 38 poin, PSIM 38 poin, Persik 33 poin, Persijap 28 poin, PSM 28 poin, Madura United 26 poin, Persis 24 poin, Semen Padang 20 poin, PSBS Biak 18 poin.
Dengan hasil imbang melawan DU, Persib masih memimpin klasemen namun jarak dengan Borneo FC menyusut menjadi dua poin.
Pelatih Persib, Harley Ikhsan, menegaskan bahwa tim harus tetap fokus pada sisa pertandingan untuk menjaga keunggulan.
Sementara itu, pelatih Persijap, Iwan Setiawan, menyatakan kebanggaannya atas perjuangan tim yang berhasil menghindari zona merah.
Kondisi ini menambah ketegangan persaingan di puncak klasemen, di mana Borneo FC berusaha menutup jarak dua poin dengan menambah tiga kemenangan beruntun.
Persija Jakarta masih berada di peringkat ketiga dengan selisih tujuh poin dari pemuncak, namun masih memiliki peluang jika performa tetap konsisten.
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Persib menguasai bola sebesar 58% dan menciptakan 14 peluang, sementara DU mencatat 12 peluang.
Jumlah kartu kuning yang diberikan dalam pertandingan DU vs Persib mencapai lima, termasuk dua kartu merah (satu untuk Alex Martins).
Pergerakan poin ini mengubah dinamika zona degradasi, di mana tiga tim teratas zona merah kini berada di posisi 13-15 dengan poin 28-26.
Para analis memperkirakan bahwa sisa dua putaran musim akan menentukan nasib juara dan tim yang terdegradasi.
Klasemen yang terus berubah menambah antusiasme para pendukung sepak bola di seluruh Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan