Media Kampung

AS Monaco resmi mengakhiri kontrak gelandang asal Prancis, Paul Pogba, lebih cepat dari jadwal yang semula berlaku hingga Juni 2027. Keputusan ini diambil karena target bersama Pogba belum sepenuhnya tercapai, ditambah kondisi kebugaran pemain yang belum membaik.

Kondisi dan Performa Pogba di AS Monaco

Pogba, yang kini berusia 33 tahun, bergabung dengan Monaco pada tahun 2025 setelah menjalani masa larangan bermain akibat kasus doping. Harapannya adalah dapat mengembalikan performa terbaiknya di level tertinggi sepak bola. Namun, masalah cedera paha yang dialaminya membuat Pogba kesulitan tampil secara maksimal.

Baca juga:

Musim lalu, ia hanya bermain enam kali di Ligue 1 dengan total menit bermain hanya 115 menit. Pogba menyatakan bahwa dirinya tidak mendapatkan kesempatan bermain sebanyak yang diharapkan.

Karier Gemilang yang Terganggu

Sebelum masa sulitnya, Pogba dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik dunia. Ia mencatatkan 233 penampilan bersama Manchester United dan meraih penghargaan pemain terbaik Serie A saat membela Juventus. Selain itu, Pogba juga berkontribusi besar dalam kesuksesan timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 2018.

Baca juga:

Namun, kariernya sempat terganggu setelah dinyatakan positif doping pada 2023. Pogba mengklaim zat yang terdeteksi berasal dari suplemen yang diresepkan dokter, namun ia tetap menjalani hukuman larangan bermain selama 18 bulan setelah mengajukan banding ke CAS.

Peluang dan Dampak Pemutusan Kontrak

Dengan berakhirnya kontrak bersama AS Monaco lebih awal, Pogba kini berstatus tanpa klub dan harus mencari peluang baru untuk melanjutkan kariernya. Pemutusan ini juga menjadi momentum bagi klub untuk fokus membangun tim yang lebih kompetitif sesuai target yang diinginkan.

Baca juga:

Keputusan ini penting karena memberikan kejelasan bagi kedua belah pihak dan membuka peluang bagi Pogba untuk menentukan langkah berikutnya dalam karier sepak bolanya.