Media Kampung – Persewangi Banyuwangi resmi memulai persiapan menuju kompetisi Liga 4 2026. Klub berjuluk Laskar Blambangan ini menggandeng apparel asal Jember, Notosports, sebagai pemasok jersey tim untuk musim ini dan musim depan. Selain itu, manajemen juga tengah melakukan seleksi ketat untuk mencari pelatih kepala yang akan membawa tim meraih hasil maksimal.

Presiden Klub Persewangi, Handoko, mengumumkan kerja sama dengan Notosports dalam konferensi pers pada Rabu, 24 Juni 2026. Menurut Handoko, kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya mengangkat prestasi Persewangi dan sepak bola Banyuwangi. Jersey home Persewangi tetap didominasi warna burgundy, dengan desainer yang disebut merupakan mantan desainer Timnas Indonesia. Sementara itu, desain jersey away akan melibatkan anak-anak kreatif Banyuwangi, termasuk kalangan disabilitas.

Handoko juga mengungkapkan bahwa beberapa kandidat pelatih telah menghubungi manajemen. Namun, keputusan akhir belum diambil karena pihaknya ingin mempertimbangkan berbagai aspek secara matang. “Kita belum putuskan. Kita masih menunggu berbagai hal di kompetisi yang akan datang, tapi gak lama (akan diputuskan),” tegasnya. Manajemen Persewangi juga telah melakukan pertemuan dengan beberapa tim level lebih tinggi, termasuk tim dari Bekasi dan Persijap Jepara, untuk membangun sinergi dan belajar demi perkembangan sepak bola Banyuwangi.

Dalam rangka regenerasi pemain, Persewangi telah membentuk tim U17 yang ditangani oleh pelatih Alung. Saat ini, total 36 pemain telah tergabung dan rutin berlatih. Handoko berharap kehadiran tim muda ini dapat membawa warna positif bagi persepakbolaan Banyuwangi.

Dengan persiapan yang mencakup apparel baru, seleksi pelatih, dan pembentukan tim U17, Persewangi Banyuwangi optimistis menghadapi Liga 4 2026. Keputusan mengenai pelatih diharapkan segera diumumkan dalam waktu dekat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.