Media Kampung – Bima Sakti akhirnya buka suara terkait keputusannya bertahan sebagai pelatih Persela Lamongan untuk musim depan. Pelatih berusia 50 tahun itu mengaku alasan utamanya adalah kekeluargaan dan soliditas seluruh elemen tim yang luar biasa.
Keputusan ini diambil setelah melalui proses panjang. Bima Sakti mengaku sempat mendapat tawaran dari beberapa klub lain, tetapi ia memprioritaskan untuk tetap di Persela. “Pertama saya bersyukur bisa memperpanjang kontrak lagi di Persela. Prosesnya juga cukup panjang. Terus terang, ada beberapa tawaran dari tim lain. Tapi, saya prioritaskan untuk tetap di Persela,” ujarnya pada Kamis, 11 Juni 2026.
Kedekatan dengan Seluruh Elemen Klub
Menurut Bima Sakti, faktor utama yang mempengaruhi keputusannya adalah kedekatan yang terjalin dengan pemain, masyarakat Lamongan, dan dukungan dari seluruh elemen klub. “Saya sudah bersosialisasi dengan masyarakat di Lamongan. Kemudian perhatian dari Pak Bupati sangat besar untuk Persela. Selain itu didukung pengurus, manajemen, dan tentu saja suporter. Itu menjadi alasan saya memilih tetap di Persela,” terangnya.
Soliditas di Tengah Tekanan
Pengalaman berharga selama musim lalu juga menjadi pertimbangan. Saat pertama kali datang, Bima Sakti menghadapi situasi sulit karena kondisi tim sedang tertekan akibat masalah pergantian manajemen dan kepergian beberapa pemain pilar. Namun, ia merasakan dukungan penuh dari manajemen baru dan penerimaan baik dari pemain serta suporter. “Intinya, saat itu kondisi tim bisa dikatakan tidak baik-baik saja,” ujarnya.
Meski demikian, soliditas tinggi yang ditunjukkan manajemen dan pemain membuat tim tetap bersemangat berjuang hingga mampu bertahan di Liga Championship. “Dan yang lebih membuat bangga, rasa kekeluargaan warga Lamongan sungguh luar biasa. Terasa keluarga sendiri,” pungkasnya.
Visi yang Sejalan
Sebelumnya, Direktur Bisnis Persela, Pradita Aditya, menyatakan bahwa perpanjangan kontrak Bima Sakti didasari oleh integritas, identitas permainan, dan visi yang sejalan dengan arah baru klub. “Kami butuh pelatih yang punya ciri khas permainan sesuai konsep klub. Coach Bima orang yang pas,” katanya akhir Mei 2026.
Dengan perpanjangan kontrak ini, Persela berharap Bima Sakti dapat membangkitkan kembali DNA ‘ngeyel’ Laskar Joko Tingkir dan membawa tim lebih kompetitif di musim depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan