Media KampungIsmaily dan Pharco FC resmi terdegradasi ke divisi kedua Liga Premier Mesir setelah gagal menjaga posisi mereka di grup degradasi musim ini. Ismaily berada di posisi terbawah dengan 20 poin, sementara Pharco FC menempati peringkat ke-13 dengan 22 poin menjelang laga terakhir yang mempertemukan keduanya.

Dalam pertandingan yang berlangsung Kamis ini, Ismaily kembali diunggulkan untuk tidak mencetak gol karena performa buruk mereka sepanjang musim. Tim asuhan Khaled Galal hanya mampu mencetak rata-rata 0,44 gol per pertandingan dan gagal mencetak gol dalam enam dari delapan laga terakhir.

Pharco FC juga menunjukkan tren pertandingan ketat dengan tujuh dari delapan pertandingan terakhir berakhir dengan skor 0-0 atau 1-0. Kondisi ini memperkuat prediksi bahwa laga antara Ismaily dan Pharco kemungkinan besar akan berakhir dengan sedikit gol.

Liga Premier Mesir membagi kompetisi menjadi dua setelah 20 pertandingan, dengan 14 tim tersisa bertarung di grup degradasi untuk menentukan empat tim yang turun kasta. Selain Ismaily dan Pharco FC, Kahrabaa Ismailia dan Haras El-Hodoud juga sudah dipastikan turun setelah hasil pertandingan pekan sebelumnya.

Dengan kondisi tersebut, fokus pertandingan terakhir grup degradasi lebih kepada harga diri dan persaingan untuk menghindari posisi terbawah, karena posisi Ismaily dan Pharco sudah tidak memungkinkan untuk bertahan di Liga Premier. Prediksi taruhan yang diberikan oleh pakar sepak bola menilai peluang Ismaily mencetak gol sangat kecil, dengan probabilitas sekitar 38,1% untuk mencetak kurang dari 0,5 gol.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.