Media Kampung – Deportivo Alavés berhasil mengamankan kemenangan penting saat menjamu FC Barcelona pada jornada 36 LaLiga EA Sports di Estadio Mendizorroza, Rabu malam. Pertandingan ini sangat berarti bagi Alavés yang tengah berjuang keras menghindari zona degradasi, sementara Barcelona sudah memastikan gelar juara dan fokus mengejar target 100 poin musim ini.
Alavés tampil agresif sejak awal meski menghadapi tim juara LaLiga. Barcelona menguasai bola lebih banyak, namun kesulitan menembus pertahanan rapat tuan rumah. Sementara itu, Alavés memanfaatkan peluang melalui serangan balik cepat dan tekanan tinggi di lini tengah.
Gol penentu kemenangan datang pada menit akhir babak pertama. Dari situasi sepak pojok yang dibuang oleh Rashford secara tidak sempurna, Antonio menyundul bola ke arah Diabaté yang berhasil mengalahkan bek Barcelona dan menaklukkan kiper Szczesny. Gol ini memicu euforia di tribun Mendizorroza yang penuh sesak dengan sekitar 19.138 penonton, memberikan semangat baru bagi tim tuan rumah.
Pelatih Alavés, Quique Sánchez Flores, melakukan beberapa pergantian pemain di babak kedua dengan memasukkan Mañas dan Ibáñez guna memperkuat lini tengah dan bertahan. Sementara Barcelona juga mengganti beberapa pemain muda dengan nama-nama berpengalaman seperti Ferran Torres dan Pedri, namun tidak mampu mengubah jalannya pertandingan.
Barcelona yang biasanya dominan, kali ini terlihat kurang tajam dan bahkan tidak berhasil melakukan satu pun tendangan tepat sasaran di babak pertama, sebuah hal yang jarang terjadi sepanjang musim. Rashford menjadi pemain paling menonjol bagi Barcelona dengan beberapa peluang yang gagal dimanfaatkan secara maksimal.
Kemenangan ini sangat vital bagi Alavés yang berada di posisi 18 klasemen, tepat di batas zona degradasi. Dengan hanya menyisakan tiga pertandingan lagi, hasil ini memberikan angin segar bagi mereka dalam perburuan bertahan di LaLiga. Sementara Barcelona tetap fokus pada target mencapai 100 poin, laga ini menjadi pengingat bahwa setiap pertandingan tetap menantang meski gelar sudah di tangan.
Kondisi skuad Alavés cukup lengkap kecuali catatan suspensi Facundo Garcés, sedangkan Barcelona masih menunggu kesembuhan Lamine Yamal yang menjadi satu-satunya pemain yang absen. Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi dan tensi yang cukup ketat, menandakan betapa pentingnya poin bagi kedua tim pada fase akhir musim ini.
Alavés berhasil memanfaatkan momentum dan tekanan yang ada untuk meraih kemenangan yang akan menjadi modal positif dalam laga-laga sisa musim ini. Mendizorroza pun menjadi saksi kegembiraan para suporter yang berharap tim kesayangan mereka mampu mempertahankan posisi di LaLiga musim depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan