Media Kampung – Union Berlin mencetak sejarah baru di Bundesliga setelah meraih kemenangan 3-1 atas Mainz 05 pada laga yang digelar di MEWA Arena. Marie-Louise Eta, pelatih interim Union Berlin, menjadi wanita pertama yang memenangkan pertandingan di salah satu dari lima liga top Eropa putra. Hasil ini bukan hanya mengakhiri tren buruk tanpa kemenangan sejak Maret, tetapi juga membawa Union Berlin naik ke posisi ke-12 klasemen sementara.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Union Berlin tampil agresif, menekan pertahanan Mainz sejak menit pertama. Peluang pertama datang dari Aljoscha Kemlein yang melepaskan tembakan setelah menerima umpan silang dari Oliver Burke, namun bola masih melebar. Robin Zentner, kiper Mainz, juga tampil sigap dengan menggagalkan sundulan Andrej Ilić dari situasi sepak pojok yang dilesakkan Christopher Trimmel.

Union Berlin berhasil membuka keunggulan pada menit ke-38. Skema sepak pojok pendek menghasilkan umpan silang dari Kemlein ke tiang jauh, di mana Ilić mampu menyambut bola lebih cepat dari kiper lawan dan mencetak gol pertama bagi tim tamu. Mainz yang tampil tanpa tekanan setelah memastikan diri aman dari degradasi, langsung membalas tekanan dengan sejumlah peluang berbahaya. Kesempatan dari Kaishu Sano hampir saja berbuah gol, namun Carl Klaus, kiper Union, melakukan penyelamatan gemilang.

Babak pertama ditutup dengan keunggulan Union Berlin 1-0. Namun, Mainz langsung merespons di awal babak kedua. Hanya tiga menit setelah restart, Paul Nebel mengirimkan umpan silang yang disambut Sheraldo Becker. Pemain yang pernah membela Union Berlin itu berhasil mengonversi peluang menjadi gol penyama, mengubah skor menjadi 1-1.

Setelah skor imbang, Mainz memperlihatkan ambisi untuk membalikkan keadaan. Peluang emas didapat lewat tendangan bebas Potulski yang menguji refleks Klaus di bawah mistar. Sempat pula terjadi insiden gol indah dari Phillip Tietz melalui tendangan salto, namun dianulir wasit setelah VAR menyatakan offside.

Jelang laga usai, Union Berlin justru mampu memanfaatkan momentum. Pada menit ke-88, Oliver Burke mencetak gol kedua tim tamu dengan memaksimalkan umpan dari Ilić. Kemenangan Union Berlin dipastikan setelah Josip Juranovic menambah gol di masa injury time, kali ini lewat assist dari Tim Skarke. Skor 3-1 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Setelah pertandingan, Marie-Louise Eta menyatakan kebahagiaannya atas hasil bersejarah ini. “Anda tentu bahagia, karena ingin memenangkan pertandingan. Itu selalu menjadi tujuan dan hari ini kami berhasil melakukannya. Cara kami meraih kemenangan ini juga luar biasa, bagaimana kami bisa mewujudkannya,” ujar Eta seperti dikutip mediakampung.com. Ia menegaskan fokus tim adalah menjalankan tugas secara maksimal, mengumpulkan poin, dan memenangkan pertandingan.

Kemenangan ini menandai era baru bagi Union Berlin yang baru saja menunjuk Eta sebagai pelatih interim sebulan lalu setelah memutus kontrak Steffen Baumgart. Selain mengakhiri paceklik kemenangan, hasil positif melawan Mainz semakin mempertegas posisi Union Berlin di papan tengah Bundesliga. Hingga saat ini, Marie-Louise Eta menjadi satu-satunya pelatih wanita yang sukses mencatat kemenangan di liga utama Eropa, sebuah pencapaian yang tak hanya bersejarah untuk klub, tetapi juga sepak bola dunia.

Union Berlin kini menatap laga terakhir musim ini dengan semangat baru. Klub asal ibu kota Jerman tersebut berharap tren positif ini bisa berlanjut demi menjaga posisi di klasemen dan memperkuat fondasi tim untuk musim berikutnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.