Media Kampung – Mikel Arteta mengungkap bahwa keputusan menarik Bukayo Saka pada babak pertama melawan Fulham bukan karena cedera, melainkan bagian dari strategi mengelola menit pemain menjelang semifinal Liga Champions. Arteta menegaskan keputusan itu telah direncanakan sebelumnya untuk melindungi kebugaran sang bintang.

Pertandingan berlangsung pada 3 Mei 2026 di Emirates Stadium, di mana Arsenal mencatat kemenangan 3-0 atas Fulham. Saka memulai laga, memberikan assist untuk gol pembuka Viktor Gyökeres pada menit kesembilan, lalu mencetak gol keduanya pada menit ke-40. Pada jeda babak pertama, pelatih mengganti Saka dengan Noni Maduke untuk mengurangi beban.

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Arteta menjelaskan alasan taktis tersebut. Ia mengatakan, “Dia kembali di momen paling penting musim ini. Kondisinya segar, semangatnya juga tinggi. Saya rasa, dia memang harus menampilkan performa seperti itu. Kami memang harus melindunginya. Kami perlu meningkatkan menit bermainnya, tapi kami juga harus berhati-hati.” Pernyataan itu menegaskan bahwa Saka baru pulih dari dua cedera pada tahun 2026, termasuk cedera Achilles dan paha, sehingga manajemen menit menjadi prioritas.

Statistik menunjukkan Saka berkontribusi secara signifikan dalam 45 menit pertama, menciptakan dua aksi krusial yang menentukan hasil. Assistnya kepada Gyökeres membuka keunggulan pertama, sedangkan golnya pada menit ke-40 memperkuat selisih skor. Performanya membuktikan nilai pentingnya bagi Arsenal meski jam bermain terbatas.

Rotasi tidak hanya terjadi pada Saka. Pemain seperti Declan Rice, Eberechi Eze, dan bahkan Gyökeres juga tidak bermain penuh, menandakan kebijakan manajemen kebugaran Arteta. Fokus utama adalah menjaga kondisi tim agar siap menghadapi leg kedua semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid, yang dijadwalkan beberapa hari kemudian dengan agregat sementara 1-1.

Arteta menambahkan, “Kami harus melakukannya. Dia sudah bermain sekitar 30 menit di Madrid dan sekarang 45 menit di sini. Kami perlu meningkatkan kebugarannya, tapi juga harus berhati-hati karena kami sangat membutuhkannya di lapangan.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa strategi pengurangan menit Saka di Fulham adalah upaya preventif, bukan reaksi cedera mendadak.

Dengan hasil kemenangan 3-0, Arsenal kini menatap laga penentuan di Emirates Stadium dengan keyakinan. Arteta menyatakan bahwa Saka akan kembali mendapatkan menit penuh pada semifinal, asalkan kondisi fisiknya tetap terjaga, memastikan Gunners tetap kompetitif di dua kompetisi sekaligus.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.