Media Kampung – Barito Putera gagal promosi ke Super League meski mengalahkan Persipal 8-3 pada 3 Mei 2026, menutup kampanye Liga Championship dengan hasil gemilang namun tak cukup.
Barito Putera memulai pertandingan dengan serangan cepat; pada menit ketiga Ferdiyansyah menusuk bola lalu mengoper Erwin Gerard yang menembakkan tendangan terarah ke pojok kiri gawang.
Persipal hampir menyamakan kedudukan pada menit keenam, tetapi bola berhasil dibersihkan oleh bek Barito tepat di depan garis gawang.
Menit ketujuh M. Wildan menciptakan peluang, dan dua menit kemudian Alexsandro menambah tekanan dengan tembakan yang menguji kiper lawan.
Pada menit ke-30 Fabiano Beltrame membuka kotak skor, menjadikan keunggulan 2-0 bagi Barito Putera.
Tak lama setelah itu, pada menit ke-35 Alexsandro memperbesar selisih menjadi 3-0, diikuti oleh gol Erwin Gerard pada menit ke-37 menjadi 4-0.
Persipal mencoba membalas melalui tendangan bebas Kenzo Nambu pada menit ke-39, namun bola tidak berhasil menembus pertahanan.
Menit tambahan pertama babak pertama (45+2) Alexsandro kembali mencetak, meningkatkan keunggulan menjadi 5-0.
Menit ke-48 Kenzo Nambu berhasil menembus gawang, memperkecil selisih menjadi 5-1.
Barito Putera hampir menambah lagi pada menit ke-53 lewat sundulan Alexsandro, namun VAR memutuskan gol tidak sah karena kiper Persipal, Muhammad Alim, telah menguasai bola terlebih dahulu.
Menit ke-66 Ricardo Cristian menambah angka menjadi 6-1, lalu pada menit ke-73 ia mengeksekusi penalti yang memperbesar jarak menjadi 7-1.
Kenzo Nambu mencetak gol keduanya pada menit ke-70, mengurangi selisih menjadi 7-2, dan Meru Kimura menambah satu gol lagi lewat tendangan bebas pada menit ke-79, menjadikannya 7-3.
Menit ke-89 Lassana Doucoure menutup skor menjadi 8-3, dan satu menit kemudian Bagus Kahfi menambah gol terakhir melalui sundulan.
Dengan hasil 8-3, Barito Putera finis di peringkat ketiga Grup B/Timur, sementara PSS Sleman mengamankan promosi langsung setelah menang 3-0 atas PSIS.
Persipura mengalahkan Persiku 2-0 dan melaju ke babak playoff melawan Adhyaksa FC dari Grup 1/Barat.
“Barito Putera gagal promosi ke Super League walau mencatat kemenangan besar 8-3,” ujar laporan ANTARA.
Barito Putera promosi ke Super League masih belum tercapai meski mencetak delapan gol, menegaskan bahwa poin keseluruhan tetap menjadi faktor utama.
Liga Championship 2025/2026 merupakan kompetisi tingkat dua di Indonesia, dengan hanya dua tempat promosi langsung ke Super League.
Poin yang didapat Barito Putera tidak cukup karena PSS Sleman mengunci tiket promosi dengan selisih tiga poin di atasnya.
Tim Laskar Antasari kini menatap musim depan dengan target perbaikan strategi dan konsistensi pada pertandingan penting.
Para suporter Barito Putera tetap memberikan dukungan penuh meski harapan promosi belum terwujud, berharap tim dapat kembali bersaing lebih kuat di musim berikutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan