Media KampungGirona FC mengalami kekalahan tipis 1-0 dari RCD Mallorca pada pekan ke-30 La Liga, menambah beban pada tim yang berjuang mengamankan tempat di zona aman. Pertandingan yang berlangsung di Estadio Son Moix pada 28 April 2026 menampilkan gol tunggal Samu Costa sebagai penentu hasil akhir.

Samu Costa memanfaatkan peluang pada menit ke-67 dengan tembakan satu lawan satu yang menggelinding ke sudut gawang, mengakhiri serangkaian serangan terbatas kedua tim. Gol tersebut menjadi satu-satunya angka dalam laga yang ditandai dengan peluang jarang dan pergantian taktis yang intens.

Statistik menunjukkan Mallorca menguasai 54% penguasaan bola, namun Girona memiliki peluang lebih banyak dalam fase serangan, dengan 14 tembakan dibandingkan delapan tembakan lawan. Kendati demikian, efektivitas serangan Girona terhambat oleh pertahanan rapat Mallorca dan transisi cepat mereka.

RCD Mallorca menampilkan disiplin defensif dengan formasi 4-2-3-1, menutup ruang-ruang krusial di zona tengah dan menekan balik dengan kecepatan. Keputusan untuk menahan bola di daerah pertahanan memungkinkan mereka menunggu momen tepat untuk menyerang, yang pada akhirnya berbuah gol kemenangan.

Sementara itu, Girona FC mengandalkan penguasaan bola selama lebih dari 30 menit secara berurutan, namun kurang mampu menembus garis pertahanan kompak lawan. Upaya membangun serangan melalui sisi kanan dan tengah tidak menghasilkan peluang berbahaya, memperlihatkan kekurangan dalam kreativitas akhir.

Reaksi suporter Girona di media sosial X langsung memunculkan kritik tajam terhadap performa tim. Banyak pendukung menilai kurangnya urgensi dan konsistensi menjadi faktor utama kegagalan.

Seorang suporter bernama Tomas menulis, “Keputusan yang diambil tidak membantu kami, kami justru mundur. Penguasaan tidak menghasilkan poin, gollah yang penting, dan tim tampak tidak peduli meski berada di zona bertahan.”

Dylan menambahkan, “Jujur, hanya Onahi dan Vitor Reis yang layak disebut pemain bagus di tim ini.”

Srgi menanggapi dengan marah, “Kami terus menyerahkan seluruh babak, lalu mencoba memperbaiki terlalu terlambat. Ini menjadi pola yang tidak dapat diterima.”

Jordivine mempertanyakan mentalitas tim, “Jika mentalitasnya sudah ‘tenang, masih ada waktu’, maka apa yang kami tunggu?”

Xavier menuntut lebih banyak perlawanan, “Setiap lawan tampak lebih bersemangat daripada kami. Kami butuh tim yang siap menggigit sejak peluit pertama.”

Oriol menyoroti kesulitan musim ini, “Saya memperingatkan hal ini berbulan-bulan lalu. Sekarang kami kembali berada di posisi berbahaya setelah serangkaian hasil buruk.”

Di luar pertandingan ini, La Liga juga menyaksikan Real Madrid terpaksa berbagi poin setelah imbang 2-2 melawan Girona pada awal musim, menambah kompleksitas kompetisi di antara tim-tim papan tengah.

Namun, Girona pernah mengejutkan dengan kemenangan 2-1 atas Barcelona pada September 2025, menunjukkan potensi tim untuk mengalahkan lawan kuat bila taktik dijalankan dengan tepat.

Kekalahan melawan Mallorca menandai tren penurunan performa Girona, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan ketajaman serangan, yang menjadi sorotan utama menjelang tiga pertemuan terakhir musim.

Rumor pasar transfer mengemuka, dengan laporan bahwa Girona bersedia menerima tawaran sebesar €20 juta untuk seorang pemain yang menjadi incaran Manchester City, meski detail pemain tidak diungkapkan secara resmi.

Manajer Girona, Michel, tetap menegaskan perlunya perbaikan mental dan fisik, serta menekankan pentingnya rotasi skuad untuk mengatasi kelelahan yang menumpuk.

Tim Girona dijadwalkan bertemu dengan Atlético Madrid pada 4 Mei 2026, di mana mereka harus meraih poin maksimal untuk tetap berada di luar zona degradasi.

Pada akhir pekan, klasemen La Liga menempatkan Girona di posisi 17 dengan 31 poin, hanya selisih satu poin dari zona aman, menambah tekanan pada setiap laga mendatang.

Dengan tiga pertandingan tersisa, Girona FC berada di persimpangan jalan, dimana setiap keputusan taktis dan mental akan menentukan nasib mereka di musim 2025/2026.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.