Media Kampung – Nottingham Forest vs Aston Villa akan menjadi sorotan utama pada semifinal Liga Europa 2025/2026, mempertemukan dua tim Inggris di City Ground pada 1 Mei 2026.
Pertandingan dijadwalkan mulai dini hari WIB dan disiarkan langsung melalui beIN Sports 1 serta platform beIN Sports Connect.
Pemenang leg pertama akan melanjutkan perjuangan ke final di Istanbul, berhadapan dengan pemenang antara Braga atau Freiburg.
Forest memasuki laga dengan catatan tak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir dan baru saja mencatat kemenangan telak 5‑0 atas Sunderland di kompetisi domestik.
Aston Villa datang dalam performa menyerang yang mengesankan, mencatat 24 gol selama turnamen dan baru saja menutup laga liga dengan kemenangan 4‑3 melawan Fulham.
Daftar cedera Forest mencakup Callum Hudson‑Odoi, Murillo, Willy Boly, serta Jair Cunha yang masih dalam proses rehabilitasi, sehingga Vitor Pereira harus menyesuaikan susunan pemain.
Villa juga kehilangan Boubacar Kamara dan masih memantau kondisi Amadou Onana, sementara lini tengah diperkirakan akan diisi oleh Lamare Bogarde bersama Youri Tielemans.
Di lini serang, Forest mengandalkan duet Chris Wood dan Igor Jesus, dengan Jesus menjadi pencetak gol terbanyak turnamen sejauh ini dengan tujuh gol.
Villa menaruh harapan pada Ollie Watkins sebagai ujung tombak, didukung kreativitas Tielemans dan ketangguhan pertahanan yang dipimpin oleh Emi Martínez.
Rekor pertemuan lima laga terakhir menunjukkan Forest unggul dalam tiga pertemuan, sementara Villa belum pernah menang di City Ground dalam tujuh pertemuan terakhir.
Vitor Pereira menegaskan, “Kami harus bermain pada level Liga Champions untuk membuktikan kualitas kami dan mengamankan tiket final,” saat konferensi pers pra‑pertandingan.
Unai Emery menambahkan, “Menghadapi Forest di luar tanah mereka sangat menantang, namun kami siap melawan tim yang memiliki sejarah kuat di kompetisi Eropa,” menegaskan kesiapan taktik Villa.
Dengan kondisi pemain yang sebagian masih dipulihkan, kedua pelatih diperkirakan akan mengatur rotasi agar dapat mempertahankan intensitas hingga menit akhir.
Semua mata kini tertuju pada City Ground, menunggu siapa yang akan melaju ke Istanbul dan mengukir sejarah baru bagi sepak bola Inggris di panggung Eropa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan