Media Kampung – Rangers gagal mengamankan tiga poin pada pertandingan melawan Motherwell dengan skor 2-3, menurunkan harapan mereka mengejar gelar Scottish Premiership.
Pertandingan berlangsung di Ibrox pada Minggu malam, di mana Lukas Fadinger membuka keunggulan Motherwell hanya beberapa menit setelah peluit pertama ditiup.
Emmanuel Longelo kemudian menambah keunggulan menjadi dua gol menjelang babak pertama berakhir, memaksa Rangers berada di bawah tekanan besar.
Di babak kedua, pelatih Danny Röhl mengganti formasi menjadi 4-3-3, langkah yang langsung memberikan dampak positif pada serangan timnya.
Youssef Chermiti menyamakan kedudukan pada menit ke-51, menandai serangan balik cepat setelah perubahan taktis.
Kurang dari tiga puluh menit kemudian, Nicolas Raskin menambahkan gol penyama skor, menjadikan pertandingan berakhir imbang secara temporer.
Pada menit tambahan akhir babak pertama, Longelo kembali mencetak gol penentu melalui tendangan yang memantul pada kepala bek Emmanuel Fernandez sebelum meluncur ke gawang.
Gol penentu tersebut memberikan Motherwell kemenangan pertama di liga dalam enam pertandingan terakhir.
Dengan hasil ini, Rangers kini berada di posisi ketiga dengan total 69 poin, empat poin di belakang pemimpin liga Hearts yang memiliki empat pertandingan tersisa.
Motherwell, di sisi lain, menempati posisi keempat dan terus berjuang meraih tempat kompetisi Eropa pada musim depan.
Statistik menunjukkan Rangers menguasai lebih banyak peluang tembakan, namun ketidakakuratan di depan gawang menjadi faktor utama kegagalan mereka.
Danny Röhl dalam konferensi pers menyatakan, “Kami harus tetap maju, tetap percaya, dan mengambil pelajaran dari kekalahan ini untuk pertandingan berikutnya.”
Ia menambahkan, “Kami tidak akan menyerah; kami masih memiliki kesempatan untuk mengamankan empat kemenangan penting dalam empat laga terakhir.”
Penampilan Motherwell dipuji karena ketangguhan defensif dan eksekusi cepat dalam serangan balik, terutama melalui Fadinger dan Longelo yang tampil impresif.
Rangers sebelumnya berhasil membalikkan defisit dua gol melawan Falkirk dengan kemenangan 6-3, namun tidak mampu mengulang prestasi serupa melawan Motherwell.
Kekalahan ini menambah tekanan pada skuad Rangers menjelang laga krusial melawan Hearts pada 4 Mei, yang akan disiarkan secara langsung di Sky Sports.
Jika Rangers tidak mampu mengumpulkan poin melawan Hearts, peluang mereka merebut gelar dapat berkurang drastis.
Di sisi lain, Celtic juga bersaing ketat, dan hasil pertandingan berikutnya akan sangat menentukan siapa yang akan memimpin klasemen akhir.
Para pengamat menilai bahwa konsistensi dalam mencetak gol dan menahan kebobolan menjadi kunci utama bagi Rangers untuk kembali ke jalur juara.
Fans Rangers di Ibrox menyuarakan kekecewaan mereka, namun berharap tim dapat bangkit kembali dalam pertandingan-pertandingan penutup musim.
Dengan empat pertandingan tersisa, setiap poin menjadi sangat krusial bagi Rangers untuk menutup jarak dengan pemimpin dan tetap berada dalam perburuan gelar.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan