Media Kampung – Shin Tae-yong resmi kembali ke Indonesia sebagai pelatih Timnas Mini Soccer, memimpin persiapan Intercontinental Cup Italia 2026.

Pengumuman resmi disampaikan dalam undangan konferensi pers yang dikeluarkan Indonesia Football 7 Federation pada 27 April 2026.

Acara konferensi pers dijadwalkan pada Kamis, 30 April 2026, bertempat di Menara Imperium, lantai 35, kawasan Kuningan, Jakarta.

Dalam acara tersebut, Shin Tae-yong akan diperkenalkan secara resmi kepada media dan publik sebagai pelatih tim nasional sepakbola mini.

Tim Mini Soccer Indonesia akan bersaing dalam format 7 lawan 7, berbeda dengan format 6 lawan 6 yang dipakai Federasi Sepak Bola Mini Indonesia (FSMI).

Federasi menegaskan bahwa kontrak pelatih hanya mencakup tim 7 vs 7, sehingga menyingkirkan spekulasi terkait FSMI.

Kembalinya Shin Tae-yong menandai comeback resmi setelah pemutusan hubungan dengan PSSI pada awal 2025.

Sebelumnya, pelatih asal Korea Selatan sempat dirumorkan akan mengisi posisi pelatih Persija Jakarta, namun tidak terkonfirmasi.

Penunjukan ini didukung oleh pernyataan resmi Ketua Indonesia Football 7 Federation, Sumardji, yang menyatakan kepercayaan penuh pada kemampuan Shin.

“Kami yakin Shin Tae-yong membawa pengalaman internasional yang dapat meningkatkan kualitas tim mini soccer kami,” ujar Sumardji dalam pernyataan tertulis.

Shin Tae-yong menanggapi penunjukan tersebut dengan optimism, menyatakan komitmen penuh untuk mengembangkan pemain muda Indonesia.

“Saya kembali dengan tekad kuat untuk membantu tim mini soccer mencapai prestasi tertinggi di kancah internasional,” kata Shin dalam wawancara singkat.

Tim Mini Soccer Indonesia sebelumnya telah menorehkan prestasi di turnamen regional, termasuk medali perak pada Asian Mini Soccer Championship 2023.

Keberhasilan tersebut menjadi landasan bagi federasi untuk menargetkan hasil yang lebih baik di Intercontinental Cup 2026.

Jadwal persiapan mencakup tiga fase: seleksi pemain, kamp pelatihan intensif, dan pertandingan persahabatan sebelum turnamen utama.

Seleksi pemain akan melibatkan 30 atlet terbaik dari liga mini domestik, dengan evaluasi teknis dan taktis oleh staf pelatih.

Kamp pelatihan intensif direncanakan di fasilitas pusat kebugaran nasional, dengan fokus pada taktik 7 vs 7 dan kebugaran fisik.

Pertandingan persahabatan dijadwalkan melawan tim mini soccer dari Thailand dan Malaysia pada Mei 2026.

Federasi menegaskan dukungan penuh PSSI, yang menyediakan logistik, fasilitas medis, dan koordinasi perjalanan ke Italia.

Pembiayaan turnamen sebagian besar berasal dari sponsor swasta dan dana pemerintah yang dialokasikan untuk pengembangan olahraga alternatif.

Penggemar sepakbola Indonesia menyambut baik kepulangan Shin Tae-yong, mengirimkan ribuan pesan dukungan melalui media sosial.

Beberapa analis menilai kehadiran pelatih berpengalaman dapat mempercepat profesionalisasi mini soccer di tanah air.

Di sisi lain, kritik muncul terkait prioritas sumber daya, mengingat fokus utama PSSI tetap pada tim senior nasional.

Shin Tae-yong menegaskan bahwa program mini soccer akan menjadi jalur bakat tambahan, bukan kompetitor utama.

Turnamen Intercontinental Cup Italia 2026 akan berlangsung pada Agustus 2026, menampilkan delapan tim terbaik dari benua Eropa dan Asia.

Tim Indonesia dijadwalkan membuka pertandingan melawan perwakilan Italia pada hari pertama kompetisi.

Strategi taktis yang diusulkan Shin menekankan pressing tinggi, rotasi posisi, dan eksploitasi ruang terbuka di sisi lapangan.

Staf pendamping meliputi mantan pemain nasional dan pelatih taktik yang berpengalaman dalam format 7 lawan 7.

Federasi berharap prestasi di Italia dapat meningkatkan eksposur mini soccer, menarik sponsor baru, dan memperluas basis pemain.

Jika berhasil, keberhasilan tim mini soccer dapat menjadi model bagi pengembangan cabang olahraga alternatif di Asia Tenggara.

Sejauh ini, persiapan berjalan lancar, dengan jadwal latihan yang konsisten dan semangat tim yang tinggi.

Shin Tae-yong menutup pernyataannya dengan harapan, “Kami siap menorehkan sejarah baru bagi sepakbola mini Indonesia di panggung dunia.”

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.