Media KampungManchester City mengalahkan Southampton dengan skor 2-1 pada semifinal FA Cup di Wembley, dan Omar Marmoush menjadi salah satu pemain yang memberikan kontribusi penting.

Pertandingan berlangsung pada 25 April 2026, di mana Pep Guardiola menurunkan skuad yang dimodifikasi dengan delapan perubahan untuk mengatasi kelelahan pemain utama.

Pada menit ke-5, City menguasai penguasaan bola dan menciptakan peluang pertama, saat Omar Marmoush menerima bola di belakang pertahanan Southampton.

Marmoush mengoper bola ke sisi kanan kepada Tijjani Reijnders yang kemudian menembak keras, namun kiper Daniel Peretz menepis bola ke tiang gawang.

Meski posisi Marmoush terdeteksi offside, aksi tersebut menunjukkan tekanan awal City terhadap lini pertahanan tamu.

Southampton sempat mencetak gol pembuka pada menit ke-12 melalui Leo Scienza, namun gol tersebut dibatalkan karena offside.

Pada menit ke-19, Mateo Kovačić mengirimkan umpan terobosan kepada Omar Marmoush, namun tembakan singkat Marmoush di dalam kotak penalti dibendung oleh Peretz.

Peretz melakukan penyelamatan cerdas di tiang dekat, menolak peluang emas bagi City.

Menjelang pertengahan babak pertama, Southampton meningkatkan intensitas serangan, namun pertahanan City tetap solid.

Di menit ke-34, Marmoush kembali mendapat umpan dari Kovačić dan mencoba tembakan kiri dari jarak dekat, namun Peretz menahan bola di dekat tiang.

Matheus Nunes mengalami cedera pada menit ke-40 dan harus menerima perawatan singkat, menambah kekhawatiran bagi skuad City.

Saat jeda, skor masih 0-0, dengan City mendominasi penguasaan bola namun belum berhasil memecah kebuntuan.

Di babak kedua, Jeremy Doku mencetak gol pertama City pada menit ke-82 setelah bola memantul dari pertahanan lawan.

Tak lama setelahnya, pada menit ke-87, Nico menambah keunggulan dengan tembakan jarak jauh yang masuk ke gawang.

Southampton berusaha bangkit melalui gol Finn Azaz pada menit ke-79, namun gol tersebut tidak cukup mengubah hasil akhir.

Pep Guardiola menilai rotasi pemain sebagai keputusan taktis untuk mengelola beban fisik menjelang final.

Dia menambahkan, “Kami percaya pemain seperti Omar Marmoush dapat memberikan energi dan kreativitas meski tidak mencetak gol.”

Kemenangan ini mengamankan tempat Manchester City di final FA Cup, yang dijadwalkan akan berlangsung pada akhir Mei.

Omar Marmoush kini menantikan kesempatan berikutnya untuk berkontribusi lebih besar di ajang final.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.