Media Kampung – Liverpool akan menjemput Crystal Palace pada Sabtu 25 April 2026 pukul 21.00 WIB di Stadion Anfield, menjelang penutup pekan ke-34 Premier League 2025/2026. Pertandingan ini menjadi krusial bagi The Reds yang menargetkan tiket Liga Champions musim depan.

Liverpool berada di posisi kelima klasemen dengan 55 poin setelah 33 pertandingan, sementara Crystal Palace menempati posisi ke-13 dengan 41 poin. Kedua tim bersaing untuk memperkuat posisi masing‑masing, namun tekanan pada Liverpool lebih besar karena zona empat besar masih dapat berubah.

Setelah kemenangan dramatis 2-1 melawan Everton pada pekan sebelumnya, Liverpool membawa momentum positif. Gol kemenangan yang dicetak pada menit akhir menunjukkan ketangguhan mental yang dibutuhkan untuk menghadapi The Eagles di kandang sendiri.

Crystal Palace datang dengan catatan imbang tanpa gol melawan West Ham United dan belum mengalami kekalahan di empat kunjungan terakhir ke Anfield. Namun, jadwal padat mereka termasuk semifinal Conference League melawan Shakhtar Donetsk menambah tantangan konsentrasi.

Prediksi skor akhir pertandingan berada pada angka 2-1 untuk Liverpool, dengan Mohamed Salah dan Cody Gakpo menjadi ancaman utama di lini serang. Sementara itu, Jean‑Philippe Mateta diperkirakan menjadi penyerang utama bagi Palace.

Line up yang diprediksi untuk Liverpool menggunakan formasi 4-2-3-1: Freddie Woodman; Jeremie Frimpong, Ibrahima Konaté, Virgil van Dijk, Milos Kerkez; Ryan Gravenberch, Dominik Szoboszlai; Mohamed Salah, Florian Wirtz, Cody Gakpo; Alexander Isak. Formasi ini menyeimbangkan pertahanan kokoh dengan kreativitas di lini tengah.

Crystal Palace kemungkinan menurunkan formasi 3-4-2-1: Dean Henderson; Chris Richards, Maxence Lacroix, Jaydee Convoy; Daniel Muñoz, Adam Wharton, Daichi Kamada, Tyrick Mitchell; Ismaïla Sarr, Yeremy Pino; Jean‑Philippe Mateta. Penggunaan dua gelandang serang diharapkan menambah tekanan pada lini belakang Liverpool.

Beberapa pemain kunci absen karena cedera. Liverpool kehilangan Hugo Ekitike, Wataru Endo, dan Conor Bradley, sementara kondisi Alisson Becker dan Joe Gomez masih diragukan. Di sisi Palace, Adam Wharton, Edward Nketiah, dan Evann Guessand berada di luar skuad karena cedera.

Manajer Liverpool, Arne Slot, menyatakan bahwa rotasi pemain akan menjadi kunci mengingat kepadatan jadwal. Ia menambahkan, “Kami harus tetap fokus pada pertandingan ini dan memastikan semua pemain siap secara fisik dan mental.”

Oliver Glasner, pelatih Palace, menegaskan pentingnya konsistensi dalam menyerang. “Kami akan memanfaatkan kecepatan sayap dan ketajaman Mateta untuk menekan pertahanan Liverpool,” ujarnya dalam konferensi pers pra‑pertandingan.

Sejarah pertemuan kedua tim menunjukkan Liverpool memenangkan 20 dari 33 laga terakhir di Premier League. Namun, musim ini Palace berhasil memberikan tekanan dan mencuri tiga poin penting dalam kompetisi lain, menambah ketidakpastian hasil akhir.

Dengan peluang Champions League yang masih terbuka, Liverpool harus mengamankan tiga poin. Sementara Palace berambisi mempertahankan tren positifnya dan mengganggu rencana The Reds. Pertandingan diperkirakan akan berlangsung sengit hingga menit akhir.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.