Media Kampung – 15 April 2026 | Pep Guardiola tetap bersemangat menjelang akhir musim 2025/2026, menurut Noel Gallagher, mantan anggota Oasis, yang menerima pesan teks dari sang manajer usai kemenangan Manchester City 3‑0 melawan Chelsea.
Pertandingan tersebut berlangsung pada 12 April 2026 di Etihad Stadium, di mana City mengendalikan permainan dan mencetak tiga gol tanpa balas, memperluas selisih poin mereka dengan pemuncak klasemen, sekaligus menegaskan dominasi taktik Guardiola.
Gallagher menyebut bahwa pesan Guardiola berisi semangat yang luar biasa, ia menuliskan, ‘Dia sangat bersemangat, benar‑benar membara setelah kemenangan.’
Kontrak Guardiola saat ini berlaku hingga akhir musim 2026/27, menandai tahun ke‑11 kepemimpinannya di Etihad, namun masa depannya masih menjadi tanda tanya di tengah tekanan untuk meraih treble domestik dan ekspektasi penggemar yang terus meningkat.
Manchester City sudah mengamankan Carabao Cup dan sedang menunggu semifinal Piala FA, sementara jarak enam poin dari Arsenal tetap menuntut performa konsisten di liga, terutama mengingat persaingan ketat di babak akhir.
Tim City akan menghadapi Arsenal di Emirates pada pekan berikutnya, laga yang berpotensi menentukan siapa yang akan menguasai puncak klasemen akhir musim, dan sekaligus menjadi ujian mental bagi Guardiola.
Salah satu bintang muda yang menarik perhatian adalah Rayan Cherki, yang dalam 26 penampilan mencatat tiga gol dan sepuluh assist, termasuk dua assist dalam kemenangan atas Chelsea. Selain kontribusi gol, Cherki juga dikenal dengan kreativitas dribelnya, yang sering membuka ruang bagi rekan satu tim untuk menciptakan peluang berbahaya.
Noel memuji Cherki dengan mengatakan, ‘Dia bermain dengan gaya yang menyenangkan, sedikit usil, dan mampu membuat anak‑anak mencintai sepak bola.’ Menurut Gallagher, gaya bermainnya yang ‘sedikit usil’ dan kemampuannya memancing emosi lawan menjadikannya figur yang menghidupkan atmosfer stadion.
Mengenai masa depan sang manajer, Gallagher menegaskan bahwa ia tidak pernah menanyakan secara langsung, dan menambahkan analogi, ‘Dia seperti pemain poker yang hebat, tidak ada yang tahu kartunya.’ Analogi itu mencerminkan cara Guardiola mengelola strategi, selalu menyiapkan rencana cadangan yang hanya terungkap pada saat yang tepat.
Gallagher juga menyebut kemungkinan Mikel Arteta menjadi pengganti Guardiola, menambahkan, ‘Jika Arteta berhasil di Arsenal, peluangnya untuk melanjutkan warisan Guardiola akan semakin besar.’ Meskipun Arteta belum secara resmi dinyatakan sebagai pengganti, pendapat Gallagher menambah spekulasi di kalangan pengamat bahwa transisi kepemimpinan mungkin akan berlangsung mulus.
Di sisi pertahanan, duet Marc Guehi dan Abdukodir Khusanov memperoleh pujian, karena kemampuan mereka memberi rasa aman pada lini belakang City, menurut Gallagher. Keduanya menunjukkan konsistensi dalam duel udara serta ketangguhan dalam satu‑law‑one, sehingga membantu City mempertahankan clean sheet penting dalam beberapa laga terakhir.
Hingga kini, Manchester City tetap berada dalam perburuan gelar, Guardiola menunjukkan motivasi tinggi, namun belum ada keputusan resmi tentang perpanjangan kontrak atau langkah selanjutnya. Dengan jadwal yang masih padat, termasuk pertempuran melawan rival tradisional, keputusan mengenai perpanjangan kontrak Guardiola diperkirakan akan diumumkan pada akhir musim ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.














Tinggalkan Balasan