Media Kampung – 12 April 2026 | Persijap Jepara mencatat kemenangan mengejutkan atas Bhayangkara FC dengan skor 2-1 pada pekan ke-27 Super League 2025-2026, sekaligus menumbangkan rekor The Guardian yang selama ini tak pernah kalah di kandang.
Pertandingan berlangsung pada Sabtu 11 April 2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, dengan dukungan suporter lokal yang memenuhi tribun sejak menjelang kickoff.
Gol pembuka datang cepat pada menit pertama melalui serangan terukur Borja Herrera, yang memanfaatkan ruang di lini pertahanan Bhayangkara untuk menembakkan bola ke sudut kanan gawang lawan.
Tak lama setelah istirahat, pada menit ke-45, Sudi Abdallah menambah keunggulan Laskar Kalinyamat setelah menerima umpan silang dari Borja Martinez dan menyelesaikannya dengan tembakan kaki kiri yang melesat tepat ke pojok atas.
Dengan dua gol tersebut, Persijap menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0, sementara Bhayangkara belum berhasil mencetak gol meski menciptakan beberapa peluang berbahaya.
Pada babak kedua, Bhayangkara meningkatkan intensitas serangan, tetapi pertahanan Persijap tetap solid dan berhasil menahan tekanan hingga menit ke-70.
Insiden penting terjadi pada menit ke-75 ketika kapten Bhayangkara, Dendy Sulistyawan, menerima kartu merah setelah terlibat perkelahian dengan pemain lawan, memaksa tim tamu bermain dengan sepuluh pemain.
Meskipun berada dalam kondisi kurang, Bhayangkara berhasil memperkecil selisih pada menit ke-90 melalui gol late Moussa Sidibe yang mengeksekusi tendangan penalti setelah pelanggaran di kotak penalti.
Gol tersebut tidak cukup mengubah hasil akhir, dan Persijap menahan tekanan hingga peluit akhir, memastikan kemenangan 2-1 di hadapan ribuan penonton.
Pelatih Persijap, Mario Lemos, menyatakan kebanggaan atas disiplin tim: “Kami menyiapkan taktik agresif sejak awal dan pemain mengeksekusi dengan tepat,” sementara Paul Munster, pelatih Bhayangkara, mengakui kekurangan: “Kehilangan Dendy mengubah dinamika pertandingan, kami harus belajar dari ini.”
Kemenangan ini mengangkat Persijap ke peringkat keempat klasemen, menutup jarak tiga poin dari pemuncak klasemen, sementara Bhayangkara turun satu posisi setelah mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka di kandang.
Rekor The Guardian yang selama enam musim berturut‑turut tak terkalahkan di kandang berakhir pada laga ini, menandai momen penting dalam sejarah kompetisi dan menambah tekanan pada tim lain untuk menantang dominasi mereka.
Ke depan, Persijap akan menghadapi PSM Makassar pada pekan berikutnya, sedangkan Bhayangkara dijadwalkan melawan Arema FC, keduanya menjadi ujian penting untuk menilai dampak hasil mengejutkan ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan