Media Kampung – Komisioner Major League Soccer Don Garber memberikan tanggapan resmi mengenai adu argumen sengit dirinya dengan Lionel Messi usai kemenangan Inter Miami CF di ajang Campeones Cup. Garber mengaku sangat mengagumi intensitas dan gairah besar yang ditunjukkan oleh pemain bintang asal Argentina tersebut.

Perselisihan singkat di atas lapangan itu terjadi saat Messi terekam kamera sedang berbincang dengan nada tinggi bersama Garber sebelum bergabung dengan rekan setimnya. Meski momen tersebut menjadi perhatian publik, Garber memilih untuk menjaga kerahasiaan isi percakapan dan enggan membeberkan detailnya.

Pujian Komisioner MLS Terhadap Intensitas Lionel Messi

Garber menilai bahwa ketegangan di antara mereka merupakan cerminan dari dedikasi luar biasa seorang atlet kelas dunia. Dalam wawancaranya bersama Front Office Sports, ia menyandingkan semangat bertanding Messi dengan sederet legenda olahraga dunia lainnya. “Pemain terbaik di dunia memiliki gairah besar, tetapi para pemain legendaris memiliki sesuatu yang lebih dari sekadar gairah,” ungkap Garber.

Ia juga menambahkan, “Sosok seperti Muhammad Ali, Wayne Gretzky, dan Michael Jordan bermain dengan intensitas yang membuat mereka unik, dan hal itu menjadikan Leo sebagai GOAT dari segala GOAT.” Ia menegaskan bahwa percakapan emosional tersebut sepenuhnya menjadi urusan pribadi antara dirinya dan kapten Inter Miami itu. Garber tetap memuji profesionalisme Messi yang terus memimpin perburuan gelar Golden Boot serta kandidat kuat MVP liga.

Rekam Jejak Ketegangan dan Keputusan Tegas Organisasi

Insiden usai final Campeones Cup ini bukanlah kali pertama hubungan antara Don Garber dan Lionel Messi menjadi perbincangan publik. Pada musim 2025 lalu, sang komisioner sempat mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi skorsing kepada Messi dan Jordi Alba karena absen dalam ajang MLS All-Star Game. Garber kala itu sempat berseloroh bahwa sang bintang mungkin enggan bertegur sapa lagi dengannya akibat hukuman disiplin tersebut.

“Jika Anda tidak mengambil keputusan tegas seperti itu, Anda tidak akan bisa memimpin dan mendapatkan rasa hormat dari para pemilik klub,” tegas Garber saat membela keputusannya. Meskipun sempat diwarnai ketegangan sanksi, hubungan keduanya kembali mencair saat Garber menyerahkan trofi secara langsung kepada Messi di ajang MLS Cup 2025. Dinamika tersebut dianggap sebagai hal wajar dalam menjaga ketegasan regulasi kompetisi sepak bola profesional.

Performa Impresif Inter Miami di Papan Atas Klasemen

Di luar perselisihan tersebut, kontribusi Lionel Messi tetap menjadi faktor penentu kesuksesan Inter Miami di panggung domestik. Pada laga final Campeones Cup melawan Cruz Azul yang berakhir 2-0, Messi mencetak gol pembuka di menit ke-24 dan memberikan assist untuk gol Casemiro. Saat ini, Inter Miami menempati posisi kedua klasemen Wilayah Timur dengan raihan 49 poin dari 28 pertandingan. Performa tajam penyerang gaek tersebut terus berlanjut dengan torehan 23 gol dan 13 assist sepanjang musim reguler ini.