Media Kampung – Timnas Wanita Indonesia hanya bisa meraih hasil imbang saat melawan Yordania di laga persahabatan yang digelar di Aqaba Stadium, Yordania, Selasa (13/10) malam. Sepanjang 90 menit, kedua tim tak memberikan ancaman berarti. Laga ini menjadi hasil imbang kedua dan penutup perjalanan Garuda Pertiwi di FIFA Matchday Oktober 2026. Pada laga pertama, Sabtu (10/10) pekan lalu, Indonesia ditahan Armenia 0-0.

Starting XI Timnas Wanita Indonesia vs Yordania

  • Laita Masykuroh (GK)
  • Safira Ika
  • Helsya Maeisyaroh
  • Remini Rumbewas
  • Gea Yumanda
  • Viny Silfianus (C)
  • Felicia de Zeeuw
  • Isa Warps
  • Isabelle Nottet
  • Estella Loupatty
  • Claudia Scheunemann

Substitutes

  • Edelweiz (GK)
  • Shesilia (GK)
  • Aulia
  • Nabila
  • Nasywa
  • Reva
  • Imut
  • Pauline
  • Rosdilah
  • Vivi
  • Marsela
  • Ajeng

Pelatih Timnas Wanita Indonesia, Akira Higashiyama, memimpin sesi latihan sebelum menghadapi Thailand di SEA Games 2025. Pada laga melawan Armenia pekan lalu, Claudia tidak sempat bermain karena mengalami demam. Tanpa kehadirannya, serangan Indonesia banyak bertumpu pada Isabel Nottet dari pos sayap. Meski memiliki beberapa peluang, Indonesia tak mampu mencetak gol.

Di laga melawan Yordania, Claudia pulih dan menjadi ujung tombak Garuda Pertiwi. Coach Akira menduetkannya dengan Estella Loupatty, didukung Nottet dan Isa Warps di sayap kanan dan kiri. Akira juga mempertahankan beberapa inovasinya, seperti memasang Helsya Maeisyaroh sebagai bek tengah untuk membangun serangan lebih variatif.

Di babak pertama, Indonesia masih kesulitan untuk menciptakan peluang yang berarti. Bola kerap mandek di tengah, dan Indonesia terlalu bertumpu pada aksi Nottet di sisi kanan serangan. Hingga tiga menit tambahan waktu, skor masih 0-0.

Di babak kedua, beberapa perubahan dilakukan. Vivi Oktavia masuk menggantikan Gea Yumanda, dan Sheva Imut turun menggantikan Estella Loupatty. Masuknya Imut membuat serangan Indonesia sedikit lebih cair. Kombinasi antara Imut, Claudia, dan Felicia terlihat lebih terarah. Namun, mengkonversi peluang menjadi gol masih menjadi masalah bagi Garuda Pertiwi.

Gawang Indonesia sendiri sempat terancam di menit 80 oleh tendangan bebas jarak jauh yang membentur mistar gawang. Untungnya, bola yang memantul dapat disapu oleh pemain bertahan Indonesia. Di akhir laga, Indonesia harus puas dengan hasil imbang kedua dalam lawatannya ke Yordania.