Media Kampung – Arsenal semakin serius dalam upaya mendatangkan gelandang Newcastle United, Bruno Guimaraes, pada bursa transfer musim panas ini. Klub asal London Utara itu dikabarkan akan mengajukan tawaran perdana senilai 70 juta poundsterling atau sekitar Rp1,4 triliun untuk pemain asal Brasil tersebut. Namun, Newcastle dipastikan akan menolak tawaran tersebut dan menegaskan bahwa sang pemain tidak dijual.
Menurut laporan TEAMtalk yang dikutip pada Jumat (24/7/2026), Arsenal optimistis dapat mencapai kesepakatan dengan Newcastle di angka sekitar 80 juta poundsterling. Namun, manajemen Newcastle memiliki valuasi yang jauh berbeda. Klub asal Tyneside itu telah menetapkan patokan minimal 100 juta poundsterling untuk Sandro Tonali pada awal musim panas ini, dan mereka menilai Guimaraes saat ini lebih berharga daripada Tonali.
Sumber internal menyebutkan bahwa pendekatan Arsenal tidak disambut baik oleh Newcastle. Seorang sumber mengatakan tawaran Arsenal “tidak diterima, tidak diinginkan, dan tidak akan diterima.” Newcastle bersikeras tidak akan bernegosiasi dengan valuasi yang diajukan Arsenal.
Di sisi lain, Bruno Guimaraes dikabarkan telah menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan St James’ Park pada musim panas ini. Ia berharap masa depannya sudah jelas sebelum kembali bergabung dengan skuad untuk pramusim akhir bulan ini. Skuad Newcastle dijadwalkan terbang ke La Manga, Spanyol, untuk persiapan, dan klub memperkirakan Guimaraes akan tetap bergabung dengan rekan setimnya.
Arsenal tetap menjadi klub yang paling serius mengejar Guimaraes. Manajer Mikel Arteta melihat pemain berusia 28 tahun itu sebagai tambahan ideal untuk lini tengahnya. Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, Arsenal telah menyetujui semua detail personal terms dengan Guimaraes dan akan mengirimkan tawaran resmi dalam waktu dekat. Arteta mendorong penuh perekrutan ini.
Dengan sikap keras Newcastle, perburuan Guimaraes diprediksi akan menjadi salah satu saga transfer paling menarik musim panas ini.














Tinggalkan Balasan