Media Kampung – Piala Dunia 2026 tidak hanya menyajikan aksi di lapangan, tetapi juga cerita unik dari tribun penonton. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Michel Nkuka Mboladinga, seorang suporter fanatik Republik Demokratik Kongo yang dijuluki sebagai ‘patung hidup’. Pria berusia 49 tahun ini memiliki ritual ekstrem: berdiri tegak tanpa bergerak sedikit pun di atas tumpuan sepanjang laga, dengan setelan jas berwarna kebesaran negaranya.
Siapa Michel Nkuka Mboladinga?
Michel Nkuka Mboladinga, yang akrab disapa Lumumba Vea, adalah fans setia tim nasional RD Kongo. Ia pertama kali viral saat Piala Afrika 2025, dan kini kembali menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Di tengah ribuan suporter yang menari dan bernyanyi, sosoknya yang diam membatu menjadi pemandangan kontras yang ikonik.
Alasan di Balik Aksi ‘Mematung’
Aksi diam membatu ini bukan tanpa alasan. Mboladinga percaya bahwa keteguhannya dapat menyalurkan energi positif dan kekuatan mental kepada para pemain di lapangan. “Saya berdiri tidak bergerak karena saya yakin hal itu memberikan ketahanan emosional bagi tim,” ujarnya kepada Wall Street Journal. Lebih dari itu, ritual ini merupakan bentuk penghormatan kepada Patrice Lumumba, Perdana Menteri pertama RD Kongo yang tewas dibunuh pada 1961. “Dialah yang memberi kami kebebasan untuk mengekspresikan diri,” kata Mboladinga kepada Associated Press. “Dia mengorbankan hidupnya untuk kami, memberi kami kemerdekaan. Jadi dia adalah pahlawan bagi kami.”
Dampak bagi Tim dan Perjalanan di Piala Dunia 2026
Kehadiran sang patung hidup diharapkan menjadi jimat keberuntungan bagi Les Leopards, yang baru kedua kalinya tampil di Piala Dunia sejak 1974. Setelah menahan imbang Portugal 1-1, RD Kongo akan menghadapi Kolombia pada laga kedua Grup K di Estadio Guadalajara, Rabu (24/6) pukul 09.00 WIB. Mboladinga akan kembali berdiri mematung, menjadi simbol dedikasi dan cinta yang dalam pada negaranya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan