Media Kampung – Babak playoff IBL 2026 akan dibuka dengan pertandingan antara Hangtuah Jakarta melawan Satria Muda Pertamina Bandung yang akan digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 17.00 WIB. Pertemuan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim saling berbagi kemenangan selama musim reguler.

Dalam pertemuan pertama di Bandung Arena pada Februari lalu, Satria Muda berhasil mengalahkan Hangtuah dengan skor 77-57. Namun, Hangtuah membalas di laga kedua dengan kemenangan 70-62 saat bertanding di GOR Ciracas awal Mei lalu. Hasil ini menandakan kedua tim memiliki kekuatan yang seimbang dan siap berjuang lebih keras di babak playoff.

Kapten Hangtuah, Diftha Pratama, menyatakan bahwa timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh untuk menghadapi playoff. Ia menegaskan bahwa timnya akan memberikan performa terbaik serta telah mempelajari strategi lawan dari pertandingan sebelumnya. “Mereka sempat bermain dengan dua pemain asing di pertandingan lalu, jadi kami siap dengan perubahan strategi pelatih yang pasti berbeda saat playoff,” ujar Diftha.

Pelatih kepala Hangtuah, Wahyu Widayat Jati, menambahkan bahwa persiapan tim berjalan lancar dan berharap semua pemain tetap dalam kondisi prima saat pertandingan berlangsung. Ia menyadari pentingnya dukungan dari pendukung tuan rumah dan siap menanggung tekanan pertandingan besar tersebut. “Kami berharap semua pemain sehat dan mampu tampil maksimal di lapangan,” katanya.

Sementara itu, pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, menekankan bahwa playoff membutuhkan mental dan fokus yang tinggi. Ia mengakui bahwa perjalanan timnya selama musim ini penuh tantangan, namun timnya sudah siap menghadapi tekanan tersebut. “Setiap laga di playoff merupakan pertarungan yang memerlukan fokus dan mental kuat, kami mempersiapkan tim untuk itu, bukan menghindarinya,” ujar Djordje.

Guard Satria Muda, Yudha Saputera, mengatakan bahwa pertahanan tetap menjadi kunci permainan timnya. Ia juga menyebut bahwa komunikasi dan kekompakan antar pemain semakin membaik menjelang babak playoff. Dukungan dari suporter Bandung juga memberikan motivasi tambahan bagi tim untuk meraih gelar juara. “Defense harus tetap menjadi identitas kami dan chemistry tim semakin solid. Dukungan fans sangat berarti dalam perjuangan kami,” kata Yudha.

Pertandingan ini menjadi klimaks awal playoff yang sangat dinantikan, mengingat rivalitas dan hasil yang berimbang pada musim reguler. Kedua tim berambisi untuk melangkah jauh dan membawa pulang gelar juara IBL 2026. Penonton dapat menyaksikan langsung persaingan sengit antara Hangtuah dan Satria Muda di GOR Ciracas, yang dipastikan akan menjadi laga pembuka penuh tensi dan semangat juang tinggi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.