Media Kampung – Pep Guardiola kini mengemban peran baru sebagai Global Ambassador untuk City Football Group (CFG) setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih utama Manchester City. Dalam posisi ini, Guardiola tidak lagi menangani kegiatan harian tim utama Manchester City secara langsung, tetapi tetap aktif memberikan kontribusi dalam pengembangan sepak bola di bawah naungan CFG.

Peran Guardiola sebagai Global Ambassador melibatkan pemberian saran teknis kepada berbagai klub yang menjadi bagian dari jaringan CFG di sejumlah negara. Selain itu, ia juga terlibat dalam berbagai proyek sepak bola yang bertujuan memperkuat identitas permainan dan meningkatkan kualitas pembinaan teknis klub-klub anggota CFG secara global.

Meski telah mundur dari posisi pelatih utama, Guardiola tetap mempertahankan hubungan yang erat dengan Manchester City dan seluruh jaringan CFG. Fokus pekerjaannya kini bergeser ke pengembangan strategi jangka panjang sepak bola di tingkat internasional, yang menjadi bagian dari visi CFG dalam mengelola klub-klubnya di berbagai kompetisi dan negara.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip Media Kampung pada Sabtu, 23 Mei 2026, Guardiola mengungkapkan bahwa waktunya bersama Manchester City telah usai tanpa alasan khusus yang menjadi pemicu keputusannya. Ia menegaskan bahwa dalam dunia sepak bola profesional, tidak ada yang bersifat abadi, kecuali hubungan emosional dan kenangan yang terjalin selama ini.

“Yang abadi adalah perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta saya untuk Manchester City,” ujar Guardiola. Hal ini menunjukkan betapa dalamnya ikatan yang masih terjaga antara pelatih asal Spanyol tersebut dengan klub yang pernah diasuhnya selama bertahun-tahun.

City Football Group sendiri dikenal memiliki portofolio klub yang tersebar di berbagai negara dan kompetisi internasional. Dengan pengalaman dan wawasan yang dimiliki Guardiola, CFG berharap dapat lebih mengembangkan kualitas teknis dan identitas permainan klub-klub anggotanya secara menyeluruh.

Dalam kapasitas barunya, Guardiola akan menjadi figur kunci dalam memandu arah perkembangan sepak bola yang dikelola CFG, membantu klub-klub tersebut mengadopsi standar dan strategi yang mampu meningkatkan performa dan daya saing di kancah global.

Keputusan Guardiola untuk beralih ke peran ini juga mencerminkan perubahan tren di dunia sepak bola, di mana pelatih berpengalaman mengambil posisi strategis yang lebih luas, berfokus pada pengembangan jangka panjang daripada hanya terpaku pada aktivitas tim utama sehari-hari.

Dengan latar belakang kesuksesan yang telah diraihnya bersama Manchester City, termasuk berbagai gelar domestik dan internasional, peran baru Guardiola di City Football Group diyakini akan membawa dampak positif dalam memperkuat jaringan klub dan mengukuhkan posisi CFG sebagai salah satu grup sepak bola terbesar di dunia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.