Media Kampung – Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi bersama rekannya dari Rusia, Vera Zvonareva, berhasil menempati posisi runner-up pada pertandingan ganda putri Maroko Open 2026 yang berlangsung di Rabat, Jumat, 21 Mei 2026. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Magali Kempen dan Eudice Chong setelah menjalani final yang berlangsung ketat selama tiga set di Club des Cheminots.

Dalam babak final tersebut, Aldila dan Vera yang merupakan unggulan pertama, menghadapi tantangan berat dari pasangan Belgia-Hong Kong tersebut. Pasangan lawan tampil dominan di set pertama dengan persentase servis pertama yang mencapai 81,8 persen, sehingga berhasil merebut set awal dengan skor 6-3.

Meski begitu, Aldila dan Vera tidak menyerah begitu saja. Mereka menunjukkan kebangkitan pada set kedua dengan merebut tiga gim beruntun dan sempat memimpin 4-1. Meskipun sempat kehilangan satu gim, mereka mampu mengendalikan permainan dan akhirnya memenangkan set kedua dengan skor 6-2, memaksa pertandingan berlanjut ke super tie-break.

Babak penentuan berlangsung sangat sengit. Kedua pasangan saling kejar-mengejar poin hingga kedudukan imbang 4-4. Namun, Kempen dan Chong berhasil menjauh dengan skor 7-5 dan menutup pertandingan dengan kemenangan 10-6 pada super tie-break, sekaligus membawa pulang gelar juara Maroko Open 2026.

Perjalanan Aldila dan Vera di turnamen ini cukup berat, mereka harus melewati tiga pertandingan super tie-break sejak putaran kedua sebelum akhirnya mencapai partai puncak. Prestasi ini menjadi pencapaian terbaik Aldila sepanjang musim 2026 dan menambah catatan empat kali lolos ke final turnamen WTA Tour dalam kariernya.

Di sisi lain, Kempen dan Chong menjalani babak semifinal dan final tanpa perlu melanjutkan pertandingan ke super tie-break, menunjukkan konsistensi performa yang tinggi sepanjang turnamen. Kemenangan ini menambah daftar gelar bagi pasangan yang mampu menyingkirkan unggulan keempat pada babak semifinal.

Dengan hasil ini, Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva memperlihatkan performa yang solid dan tetap mengukir prestasi penting bagi tenis Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam sektor ganda putri WTA 250 di Rabat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.