Media Kampung – Willem II berhasil mengamankan kemenangan 2-0 atas Almere City dalam laga leg kedua semifinal playoff promosi Eredivisie yang berlangsung di Stadion Koning Willem II, Minggu dini hari WIB. Hasil ini memastikan tim asal Tilburg tersebut melaju ke babak final playoff dengan agregat 3-0.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Almere City sempat mencetak gol pada menit ke-15 lewat Marley Dors, namun sayangnya gol tersebut dianulir karena posisi offside. Kedua tim saling berbalas peluang, dengan Willem II memiliki beberapa kesempatan emas, termasuk tendangan Finn Stam yang membentur tiang gawang.
Memasuki babak kedua, momentum pertandingan berubah ketika kiper Almere City, Tristan Kuijsten, melakukan kesalahan fatal. Bola rebound hasil bloknya jatuh di kaki Uriël van Aalst yang langsung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membawa Willem II unggul 1-0 pada menit ke-60. Gol ini membuat tekanan bertambah besar bagi Almere City yang harus mengejar ketertinggalan.
Almere City berusaha keras menciptakan peluang, namun serangan mereka beberapa kali gagal dikonversi menjadi gol, salah satunya oleh striker Ferdy Druijf yang melewatkan kesempatan emas di depan gawang. Situasi semakin sulit ketika Milan de Haan, pemain pengganti Almere, mendapat kartu merah setelah melakukan tekel keras terhadap Calvin Twigt.
Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Willem II menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat Amine Et-Taïbi yang masuk sebagai pemain pengganti. Et-Taïbi mencetak gol dengan tendangan volley keras pada menit ke-85 yang memastikan kemenangan dan tiket final bagi timnya.
Dengan hasil ini, Willem II akan menghadapi pemenang antara FC Volendam dan Telstar dalam laga final playoff yang akan digelar dalam dua leg pertarungan. Keberhasilan ini menjadi langkah penting bagi Willem II untuk kembali ke Eredivisie setelah beberapa musim berjuang di divisi kedua.
Di sisi lain, Almere City harus menerima kenyataan tetap berlaga di Keuken Kampioen Divisie musim depan setelah gagal melewati semifinal playoff. Meski tampil dominan dalam beberapa momen, kesalahan krusial dan insiden kartu merah menjadi faktor penentu kegagalan mereka promosi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan