Media Kampung – Penyelenggaraan Kejuaraan Asia U-17 & U-19 Modern Pentathlon 2026 di Yogyakarta berhasil mendapatkan pujian dari berbagai pihak, termasuk federasi internasional dan peserta dari sejumlah negara. Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI) dipuji atas profesionalisme dalam mengelola acara yang berlangsung dengan lancar dan nyaman.

Leonid Zimarev, Direktur turnamen sekaligus perwakilan dari Union Internationale de Pentathlon Moderne (UIPM), menyampaikan apresiasi terhadap persiapan dan pelaksanaan kejuaraan. Ia menilai fasilitas pertandingan, pelayanan kepada peserta, serta pengaturan acara berjalan dengan sangat baik sehingga menciptakan suasana yang kondusif selama kompetisi.

“Kejuaraan ini benar-benar luar biasa. Panitia memperlihatkan kerja yang rapi dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta,” ujar Leonid kepada RRI.co.id pada Minggu, 17 Mei 2026. Ia juga berharap olahraga modern pentathlon di Indonesia dapat terus berkembang dan melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat dunia.

Apresiasi serupa datang dari Liu Shen Teng, perwakilan Asian Modern Pentathlon Confederation (AMPC). Ia mengungkapkan kekaguman terhadap aspek organisasi, layanan hospitality, hingga transportasi yang berjalan dengan sangat baik selama kejuaraan berlangsung. Menurut Liu, hal tersebut penting untuk mendukung pertumbuhan olahraga modern pentathlon di kawasan Asia, termasuk Indonesia.

Manajer tim dari Chinese Taipei, Lin Ping-Hung, dan Singapura, Tan Su-Anne, juga mengungkapkan kepuasan atas pelayanan panitia. Mereka menambahkan bahwa keramahan masyarakat Yogyakarta sangat berkesan selama kegiatan berlangsung, sehingga memberikan pengalaman positif bagi delegasi peserta.

Ketua Umum PP MPI, Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo, menganggap pujian tersebut sebagai motivasi besar bagi Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kejuaraan internasional di masa depan. Ia menyatakan target untuk menyelenggarakan event dengan level lebih tinggi sekaligus mendorong atlet Indonesia agar semakin bersemangat berlatih demi meraih prestasi yang membanggakan.

Dalam ajang ini, Kontingen Kazakstan berhasil menjadi juara umum setelah meraih tujuh medali emas, termasuk dua medali emas dari nomor Mixed Relay U-17 dan U-19 yang digelar di Kompleks Olahraga Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Pasangan Selina Akhmedina dan Tamirlan Tulegenov dari Kazakstan memimpin di nomor Mixed Relay U-17 dengan poin 1.230, diikuti Chinese Taipei dan Thailand.

Pasangan Indonesia Kirana Zhaafira Putri dan Ahmad Hafizh Muzakiyy menempati posisi kelima dengan total 822 poin setelah mengalami insiden terjatuh sehingga tidak dapat menyelesaikan obstacle. Sementara itu, di kategori Mixed Relay U-19, duet Diana Chshedrova dan Erasyl Artykbay dari Kazakstan membawa pulang medali emas dengan perolehan 2.329 poin, diikuti Uzbekistan dan Kyrgystan.

Wakil Indonesia di nomor ini, Fika Nur Ambiya dan Farras Satrio Aris Sugianto, finis di posisi kelima dengan 1.140 poin. Keberhasilan Kazakstan memperkuat dominasinya di kejuaraan ini dengan total tujuh medali emas, sementara Uzbekistan menempati posisi kedua berkat satu medali emas yang diraih selama turnamen.

Kesuksesan penyelenggaraan dan pengakuan dari berbagai pihak menjadi modal penting bagi perkembangan olahraga modern pentathlon di Indonesia. PP MPI berkomitmen untuk memaksimalkan peluang ini agar prestasi atlet Indonesia di kancah internasional semakin meningkat dan mampu bersaing secara kompetitif.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.