Media Kampung – Atlet Indonesia, Muh Aldo Raditya, berhasil mengamankan posisi kedua pada babak kualifikasi kategori U-17 putra dalam Kejuaraan Asia Modern Pentathlon 2026 yang berlangsung di Yogyakarta. Pencapaian ini sekaligus memutus dominasi atlet Kazakhstan pada putaran awal kompetisi.

Dalam babak kualifikasi yang digelar di Kompleks Olahraga Akademi Angkatan Udara Yogyakarta, Aldo mengumpulkan 1.415 poin, hanya sedikit tertinggal dari atlet Kazakhstan, Tamirlan Tulegenov. Posisi ketiga berada di tangan Khaniza Berik dengan raihan 1.409 poin. Kejuaraan ini mempertandingkan beberapa cabang olahraga dalam modern pentathlon seperti anggar, renang, obstacle, dan laser run.

Aldo menyatakan, “Tampil terbaik menjadi target utama saya di kualifikasi ini. Semoga performa saya lebih baik pada final nanti,” kata Aldo dalam keterangan tertulis pada Kamis, 14 Mei 2026. Atlet muda asal tuan rumah ini menunjukkan kematangan dan semangat bertanding yang tinggi sejak awal pertandingan.

Selain Aldo, Indonesia juga berhasil meloloskan tiga atlet lain ke babak final U-17 putra, yakni Ahmad Hafizh Muzakiyy, Raybdra Abhifa Kuswoyo, dan Fajar Shafwan Syach. Sementara itu, Edwin Nathanael Athanasius harus puas berada di posisi ke-16 dan tidak melaju ke partai final.

Di kategori U-19 putra, Indonesia mengirim empat wakil untuk melanjutkan perjuangan di babak final, termasuk nama Farras Satrio Aris Sugianto dan Yoshirafi Habiburrahman. Namun, pada kelas ini, dominasi atlet Kazakhstan masih sangat kentara dengan menempati tiga posisi teratas kualifikasi.

Persaingan pada Kejuaraan Asia Modern Pentathlon 2026 berlangsung sangat sengit. Semua atlet menunjukkan agresivitas dan kesiapan sejak babak awal. Aldo optimistis menghadapi babak final yang dijadwalkan pada Jumat, 15 Mei 2026. Nomor mixed relay akan dilaksanakan sehari setelahnya.

Performa memukau di babak kualifikasi menjadi modal penting bagi atlet Indonesia untuk bersaing merebut medali di partai final. Kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang pembuktian kemampuan atlet muda Indonesia di kancah Asia dan membuka peluang bagi mereka untuk terus berkembang di masa mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.