Media Kampung – Rangers menutup musim 2025-26 dengan kemenangan meyakinkan 5-2 saat bertandang ke markas Falkirk. Penampilan gemilang dari Youssef Chermiti yang berhasil mencetak hat-trick menjadi sorotan utama dalam laga tersebut.
Pertandingan yang berlangsung di Falkirk Stadium ini dibuka dengan cepat oleh Rangers lewat gol ganda Chermiti dalam enam menit pertama. Namun, kesalahan fatal dari kiper Rangers, Jack Butland, yang salah mengantisipasi umpan dari Tuur Rommens, memberikan kesempatan bagi Falkirk untuk memperkecil ketertinggalan.
Rangers kembali memperlebar jarak melalui gol Djeidi Gassama pada menit ke-27, sebelum Falkirk kembali membalas lewat tendangan penalti Calvin Miller di menit ke-44. Babak pertama berakhir dengan keunggulan tipis 3-2 untuk tim tamu.
Memasuki babak kedua, Chermiti menuntaskan hat-tricknya dengan sundulan memukau pada menit ke-47, menegaskan dominasi Rangers. Thelo Aasgaard menambah gol kelima bagi Rangers melalui titik putih pada menit ke-78, mengunci kemenangan timnya.
Pelatih Rangers, Danny Röhl, mengakui bahwa musim ini penuh tantangan, namun kemenangan ini menjadi penutup yang positif. “Ini adalah rollercoaster emosi sepanjang musim. Kami kompetitif, namun kurang efektif di momen krusial,” kata Röhl. Ia juga menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh dan membawa energi baru untuk persiapan musim depan.
Di sisi lain, Falkirk yang baru kembali ke kasta tertinggi berhasil menyelesaikan musim dengan posisi enam besar, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi pelatih John McGlynn dan timnya. Meski kalah, Falkirk menunjukkan semangat juang yang tinggi sepanjang pertandingan.
Namun, laga ini juga menjadi sorotan negatif bagi kiper Rangers, Jack Butland, yang kembali melakukan blunder hingga memicu kritik dari para pendukung. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan sepanjang musim membuat posisi Butland sebagai kiper utama mulai diragukan oleh fans dan manajemen klub.
Dengan hasil ini, Rangers tetap berada di posisi ketiga klasemen akhir liga. Musim depan dipastikan akan menjadi periode renovasi besar-besaran bagi klub untuk kembali bersaing memperebutkan gelar. Sementara Falkirk dapat menatap masa depan dengan optimisme setelah berhasil menembus zona atas di musim pertamanya kembali di liga utama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan