Media Kampung – Derby antara Sparta Praha dan Slavia Praha berakhir dengan kontroversi setelah ratusan suporter Slavia menyerbu lapangan saat pertandingan hampir selesai, menyebabkan laga dihentikan dan Slavia menerima hukuman berat.
Insiden terjadi pada menit ketujuh masa tambahan ketika Slavia yang sedang unggul 3-2 akan mengamankan gelar liga. Ribuan pendukung tuan rumah mendadak memasuki lapangan, melemparkan kembang api dan menyerang beberapa pemain Sparta, termasuk kiper Jakub Surovčík, bek Jakub Martinec, dan penyerang Matyáš Vojta. Keamanan pun tidak memungkinkan kelanjutan pertandingan dan wasit memutuskan menghentikan laga.
Komite Disiplin Asosiasi Sepak Bola Ceko kemudian memutuskan memberikan kemenangan 3-0 kepada Sparta secara walkover. Slavia juga dijatuhi denda sebesar 10 juta koruna Ceko (sekitar 484 ribu dolar AS) dan harus menjalani empat pertandingan kandang tanpa penonton sebagai sanksi. Pihak klub menyatakan tidak akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Ketua Slavia, Jaroslav Tvrdík, menyatakan penutupan tribun utara stadion, tempat suporter fanatik biasa berkumpul, sampai pelaku kerusuhan berhasil diidentifikasi dan dijatuhi larangan seumur hidup untuk hadir di stadion. Dua pemain Slavia yang menerima kartu merah saat pertandingan, Tomáš Chorý dan David Douděra, juga diskors untuk sisa musim dan masuk daftar jual klub.
Polisi telah membuka penyelidikan terkait kerusuhan dan serangan fisik terhadap pemain Sparta dengan dugaan pelanggaran hukum yang dapat berujung pada hukuman penjara. Kepala Asosiasi Sepak Bola Ceko, David Trunda, mengungkapkan kekhawatirannya atas dampak buruk kejadian tersebut bagi sepak bola Ceko dan para penggemar yang menghormati aturan.
Meski mengalami kerugian akibat insiden ini, Slavia masih memimpin klasemen dengan selisih lima poin dari Sparta dengan tiga pertandingan tersisa. Klub berjanji akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk meningkatkan keamanan di stadion dan menerapkan sistem pengenalan wajah demi mencegah kejadian serupa di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan