Media Kampung – Pasangan ganda putra Indonesia, Muh Putra Erwiansyah dan Bagas Maulana, harus mengakhiri perjuangan mereka di babak 32 besar Thailand Open 2026 setelah kalah dari pasangan India Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty. Pertandingan yang berlangsung pada 12 Mei 2026 di Nimibutr Stadium, Bangkok, itu berakhir dengan skor 19-21, 23-21, dan 10-21.
Dalam laga yang berjalan selama 64 menit tersebut, Putra dan Bagas tampil sebagai debutan pada ajang Thailand Open. Meski sempat memberikan perlawanan sengit, terutama di gim kedua yang berhasil mereka menangkan, mereka akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya di gim penentuan.
Bagas Maulana mengungkapkan rasa syukur karena mampu menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Ia juga menyebutkan bahwa pada gim pertama mereka fokus untuk menyesuaikan permainan agar nyaman di lapangan. “Servis flick dari Shetty sangat menyulitkan dan berbahaya, tapi kami berusaha beradaptasi di gim kedua dan berhasil mengambil poin,” ujar Bagas.
Namun, di gim ketiga, pasangan Indonesia ini mengalami kesulitan saat memulai pertandingan sehingga tertinggal sejak awal. Bagas menilai kekalahan tersebut disebabkan oleh mereka yang kalah start sehingga sulit untuk membalikkan keadaan.
Sementara itu, Muh Putra Erwiansyah menyebut bahwa level pertandingan di turnamen super 500 seperti Thailand Open sangat berbeda dan menuntut persiapan yang lebih matang. Ia menyadari masih banyak yang harus diperbaiki terutama dalam hal fokus dan tenaga agar bisa tampil lebih baik di level ini. “Mas Bagas juga selalu mengingatkan suasana dan feel bermain di level tinggi seperti ini. Kami harus terus belajar dan memperbaiki diri,” kata Putra.
Meski langkah mereka terhenti lebih awal, Putra dan Bagas bertekad untuk terus memperbaiki permainan dan saling mendukung di masa depan. Kegagalan ini menjadi pelajaran berharga untuk menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan