Media Kampung – Al-Ittihad Libya mengumumkan kedatangan fisioterapis asal Afrika Selatan, Denies Maja, untuk memperkuat tim medisnya menjelang kompetisi domestik dan CAF.
Pengumuman datang setelah Rhulani Mokwena, pelatih asal Afrika Selatan, mengambil alih kepemimpinan klub pada awal tahun 2026 dan mulai menata kembali staf pendukung.
Mokwena sebelumnya melatih Mamelodi Sundowns di Afrika Selatan dan Wydad Casablanca di Maroko, serta dikenal menekankan kebugaran dan pemulihan pemain.
Menurut sumber dekat klub yang diungkapkan oleh mediakampung.com, Maja akan berangkat ke Tripoli pada minggu ini dan langsung bergabung dengan tim medis Al-Ittihad.
“Denies Maja is joining Rhulani Mokwena’s team in Libya. Yes Al-Ittihad. It’s a done deal,” ujar sumber tersebut kepada Soccer Laduma.
Denies Maja menjabat sebagai kepala medis di Sekhukhune United, klub Premier Soccer League (PSL) di Afrika Selatan, sejak 2023.
Ia memegang gelar FIFA Diploma, terdaftar sebagai FIFA Safeguard Officer, serta memiliki keahlian dalam nutrisi olahraga, conditioning, dan periodisasi.
Kualifikasi tersebut dianggap selaras dengan taktik tinggi intensitas yang diusung Mokwena di Al-Ittihad.
Al-Ittihad, klub paling bersejarah di Libya, saat ini tengah bersaing di Liga Premier Libya serta menyiapkan diri untuk putaran fase grup kompetisi CAF.
Staf medis yang kuat dipandang penting untuk mengurangi cedera pemain dalam jadwal padat yang meliputi laga melawan Al Ahly Tripoli, Al Madina, Asswehly, dan Al-Ittihad Misurata.
Dalam dua minggu ke depan, klub dijadwalkan bermain empat kali, menuntut kesiapan fisik optimal bagi seluruh skuad.
Pindahnya Maja juga menandai langkah pertama Al-Ittihad dalam merekrut tenaga profesional asal Afrika Selatan, setelah menambah asisten teknis Sinethemba Badela dan Wendell Robinson.
Pengalaman Maja dalam mengelola rehabilitasi pemain top PSL diharapkan dapat meningkatkan standar perawatan medis di Tripoli.
Selain Maja, laporan mediakampung.com mencatat bahwa Mokwena sedang mengincar penyerang Brasil, Lucas Ribeiro Costa, yang pernah bermain bersamanya di Sundowns.
Jika keduanya bersatu kembali, Al-Ittihad dapat memperoleh kombinasi taktik agresif dan finishing klinis di kompetisi regional.
Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari klub atau pemain terkait transfer Ribeiro.
Sekhukhune United belum memberikan komentar resmi tentang kepergian Maja, meski diperkirakan kehilangan kepala medis akan memengaruhi persiapan tim di sisa musim PSL.
Al-Ittihad menegaskan dukungan penuh dewan direksi untuk memberikan kebebasan kepada Mokwena dalam memilih staf yang dianggapnya terpercaya.
“Kami memberikan wewenang penuh kepada pelatih untuk membentuk tim pendukung sesuai visi,” ujar perwakilan resmi klub dalam konferensi pers tertutup.
Langkah ini mencerminkan strategi Al-Ittihad untuk memperkuat fondasi teknis dan medis demi menargetkan gelar domestik serta prestasi di panggung CAF.
Kedatangan Denies Maja dijadwalkan resmi pada hari Senin, dan ia diperkirakan akan memulai proses orientasi bersama staf medis lainnya dalam waktu 24 jam.
Dengan penambahan tenaga ahli ini, Al-Ittihad berharap dapat mengurangi angka cedera dan memperpanjang performa puncak pemain selama fase kompetisi yang menantang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan