Media Kampung – Di Miami International Autodrome, kualifikasi sprint race F1 GP Miami 2026 menampilkan pole position pertama bagi Andrea Kimi Antonelli serta posisi kedua Max Verstappen dan posisi kesepuluh Isack Hadjar, sementara sprint race pada hari Sabtu menghasilkan kemenangan Lando Norris dari McLaren. Hasil ini menimbulkan rasa setengah puas pada Verstappen dan Hadjar, yang menilai performa tim masih dapat ditingkatkan mengingat kondisi lintasan yang berubah-ubah.

Norris mengawali sprint race dari pole dan berhasil mempertahankan keunggulan hampir empat detik hingga garis finish, menutup balapan 19 putaran dengan jarak 3,766 detik dari rekan setimnya Oscar Piastri. Verstappen, yang memulai dari posisi keempat setelah penalti Antonelli, berhasil mengejar hingga finis di posisi keempat, sementara Hadjar menempati posisi kedelapan setelah memanfaatkan strategi pit stop yang tepat.

Di sesi kualifikasi, Antonelli mencatatkan waktu 1:27,798 pada percobaan pertamanya di Q3, mengungguli Verstappen yang menempel di 0,4 detik di belakangnya, dan Charles Leclerc yang berada di posisi ketiga. Lando Norris, yang kemudian memenangkan sprint, hanya berhasil mengamankan posisi keempat, sedangkan Hadjar, yang mencatatkan waktu 0,8 detik lebih lambat dari Verstappen, menempati posisi sepuluh. Penalti lima detik karena pelanggaran batas lintasan menurunkan Antonelli ke posisi keenam, memberi keuntungan pada Verstappen dan Hadjar.

Setelah balapan, Verstappen menyatakan, “Saya agak kecewa tidak dapat memimpin, namun hasil ini memberi kami data berharga untuk perbaikan di balapan utama,” menandakan rasa setengah puas namun tetap optimis. Hadjar menambahkan, “Posisi top sepuluh di Miami menunjukkan potensi tim, namun kami masih harus menutup selisih dengan rekan setim Red Bull untuk bersaing lebih agresif,” menegaskan keinginan untuk meningkatkan performa.

Cuaca ekstrem yang diprediksi pada sore hari memaksa penyelenggara F1 memajukan jadwal start Grand Prix tiga jam lebih awal, demi keamanan pembalap dan penonton. Perubahan jadwal ini berdampak pada strategi tim, terutama dalam pengaturan downforce dan pemilihan ban, yang kemudian memengaruhi kecepatan di lintasan basah. Red Bull, Mercedes, dan Ferrari mengadaptasi set‑up mobil mereka untuk mengantisipasi kemungkinan hujan, sementara McLaren tetap mengandalkan keseimbangan aerodinamis yang sudah terbukti efektif.

Dengan hasil kualifikasi dan sprint race yang telah terkonfirmasi, tim kini mengarahkan fokus pada balapan utama pada hari Minggu, berharap dapat memperbaiki selisih waktu dan menutup jarak dengan rival terdepan. Verstappen dan Hadjar akan kembali ke pit untuk evaluasi data, sementara Antonelli bertekad mengembalikan pole di balapan utama setelah penalti yang menurunkan posisinya di sprint. Perkembangan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan kemampuan tim menyesuaikan strategi dalam waktu singkat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.