Media Kampung – CF Montréal mengalahkan New York Red Bulls dengan skor 4-1 dalam pertandingan MLS yang berlangsung pada hari Rabu, menegaskan keunggulan mereka dalam pertemuan Montréal vs New York RB.
Pertandingan digelar di Stade Saputo, Montreal, pada tanggal 17 April 2026, di mana kedua tim berupaya mengamankan tiga poin penting di tengah persaingan klasemen tengah musim.
Gol pertama tercipta pada menit ke-12 lewat serangan cepat Montréal, ketika penyerang senior menembus pertahanan Red Bulls dan mengeksekusi tendangan akhir yang tidak dapat dijangkau kiper lawan.
Setelah jeda istirahat, Montréal menambah tiga gol lagi, termasuk dua gol berturut-turut pada menit ke-58 dan ke-65, sementara Red Bulls hanya berhasil memperkecil selisih pada menit ke-73.
Penyerang utama Montréal mencatatkan hattrick, sementara gelandang kreatif menambah satu gol; Red Bulls memperoleh satu gol balasan melalui serangan balik pada menit ke-73.
Strategi Montréal berfokus pada tekanan tinggi dan pemanfaatan sayap, yang menghasilkan peluang berbahaya dan memaksa lawan bermain defensif.
Di sisi lain, Red Bulls mengandalkan formasi tiga bek tengah, namun kesulitan menahan serangan sayap Montréal dan kehilangan kontrol penguasaan bola.
Pelatih Montréal, Thierry Henry, memuji disiplin timnya, menyatakan bahwa eksekusi taktik dan semangat juang menjadi kunci utama kemenangan.
Pelatih Red Bulls, Jesse Marsch, mengakui kekurangan dalam transisi pertahanan dan menekankan perlunya perbaikan sebelum pertandingan berikutnya.
| Statistik | Montréal | Red Bulls |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 58% | 42% |
| Shots on Target | 11 | 4 |
| Pass Accuracy | 84% | 78% |
Kemenangan ini mengangkat Montréal ke posisi keempat klasemen MLS dengan 45 poin, sementara Red Bulls turun ke posisi kesembilan dengan 31 poin.
Penonton yang hadir mencapai kapasitas penuh stadion, sekitar 20.000 pendukung Montréal memberikan sorakan berkelanjutan sepanjang pertandingan.
Ke depan, Montréal akan menghadapi Toronto FC dalam laga berikutnya, sementara Red Bulls bersiap melawan Philadelphia Union untuk mencoba kembali ke jalur kemenangan.
Hasil ini memperkuat tren positif Montréal dalam musim 2026, menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim tradisional kuat di MLS.
Dengan performa terkini, Montréal menatap peluang playoff yang lebih cerah, sedangkan Red Bulls harus mengevaluasi kembali strategi mereka untuk menghindari penurunan lebih lanjut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan