Media Kampung – 12 April 2026 | Golden State Warriors menghadapi Sacramento Kings pada Jumat, 10 April 2026 di Golden 1 Center, Sacramento, dan harus menelan kekalahan 124‑118 dalam laga yang menjadi sorotan utama Warriors vs Kings.

Pertandingan ini sekaligus berfungsi sebagai simulasi play‑in menjelang penentuan posisi kejuaraan musim NBA 2025‑2026.

Pada menit ketiga kuarter pertama, Stephen Curry terjatuh setelah bersinggungan dengan guard Kings, Devin Carter, dan mengeluh nyeri pada pergelangan kaki kanannya.

Meskipun mengalami cedera ringan, Curry tetap melanjutkan bermain hingga akhir kuarter pertama sebelum beristirahat di bangku cadangan.

Curry mencetak 11 poin dalam 27 menit, jauh di bawah rata‑rata musimnya, sementara De’Anthony Melton menambahkan 7 poin, 4 rebound, dan 6 assist untuk Warriors.

Di pihak Kings, Devin Carter mencetak 22 poin termasuk lemparan tiga angka penentu skor pada menit akhir kuarter ketiga.

Warriors menurunkan line‑up baru dengan kembalinya Kristaps Porzingis dan Al Horford setelah absen karena sakit dan cedera betis masing‑masing.

Porzingis memberikan kontribusi 11 poin dan 7 rebound, sedangkan Horford menambah 10 poin serta membantu pertahanan interior pada kuarter ketiga.

Pemain muda Brandin Podziemski menjadi sorotan dengan mencetak rekor pribadi 30 poin, menembus pertahanan Kings secara konsisten selama dua kuarter pertama.

Penampilannya menegaskan potensi rotasi delapan pemain yang dipertimbangkan Steve Kerr untuk fase play‑in.

Draymond Green terlibat dua insiden fisik, pertama saat menerima foul keras dari Carter yang menghasilkan dua lemparan bebas, dan kedua saat bersenggolan dengan rookie Kings Maxime Raynaud, namun wasit tidak menjatuhkan technical.

Green berakhir dengan statistik modest, yakni 7 poin, 4 rebound, dan 6 assist.

Gary Payton II menerima dua technical fouls, yang terakhir terjadi pada timeout kuarter keempat dan berujung pada ejeksi dari lapangan.

Insiden tersebut terjadi setelah ia menanggapi lemparan tiga angka penyeimbang Devin Carter dengan teriakan dan lemparan bola ke arah penonton.

Kings mengandalkan serangan balik cepat, dengan Dylan Cardwell mencatat 12 poin dan membantu pertahanan perimeter melawan perimeter Warriors.

Serangan defensif mereka berhasil menahan serangan Warriors pada kuarter keempat, meskipun Warriors sempat unggul 89‑82 di akhir kuarter ketiga.

Setelah pertandingan, pelatih Steve Kerr menyebut laga tersebut sebagai ‘dress rehearsal’ untuk play‑in, menekankan pentingnya menguji kombinasi pemain inti dan cadangan.

Ia menambahkan bahwa hasil pertandingan memberikan gambaran jelas mengenai kekuatan dan kelemahan yang harus diperbaiki sebelum turnamen penentu tempat.

Kekalahan ini menempatkan Warriors pada posisi ke‑10 di klasemen Barat, memaksa mereka bersaing melawan Portland Trail Blazers atau Los Angeles Clippers dalam pertandingan play‑in yang dijadwalkan Rabu depan.

Jika Blazers mengalahkan Kings pada pertandingan penutup, Warriors akan menghadapi Clippers; sebaliknya, mereka akan melawan Trail Blazers.

Setelah pertandingan, Curry menyatakan, ‘Saya baik‑baik saja, yang penting bukan lutut saya, pergelangan kaki memang kadang‑kadang mengganggu, tapi saya tetap fokus pada tim.’

Ia menegaskan bahwa proses pemulihan sedang berjalan dengan perawatan es dan fisioterapi intensif.

Dengan jadwal play‑in yang semakin dekat, Warriors terus memantau kondisi Curry dan menyiapkan strategi rotasi yang lebih fleksibel untuk mengatasi kemungkinan absensi pemain kunci.

Tim berharap dapat memperbaiki performa di pertandingan berikutnya dan kembali bersaing untuk tiket playoff pada akhir musim.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.