Media Kampung, Fenomena scrolling media sosial seharian tanpa sadar telah mengarahkan banyak orang pada hegemoni standar yang menghilangkan keunikan diri. Ketika seseorang menginginkan baju yang dikenakan figur di beranda, craving makanan yang diulas, hingga mengikuti gaya hidup yang viral di For Your Page (FYP), sesungguhnya ia sedang kehilangan kendali atas pilihan individualnya.

Hegemoni ini, menurut pengamat, terjadi ketika standarisasi kelompok mengatur gaya hidup hingga menghilangkan jati diri. Dalam konteks kecantikan, misalnya, banyak orang Indonesia menganggap perempuan cantik harus putih, tinggi, dan berambut lurus. Standar serupa juga berlaku pada gaya hidup, seperti ketika orang berbondong-bondong mendatangi kafe viral hanya karena tempatnya dianggap bagus, padahal mereka sedang diatur secara tidak langsung oleh konten yang ditonton.

Dampak dari kondisi ini mulai terlihat ketika seseorang bingung memprioritaskan antara kepentingan pribadi dan apa yang viral di media sosial. Kebiasaan mengikuti arus tersebut tidak hanya membuat seseorang kehilangan prinsip, tetapi juga menghilangkan esensi diri sendiri.

Filsuf Jean Paul Sartre, melalui teori eksistensialisme, menegaskan bahwa setiap individu memegang kendali atas kehendak hidupnya. Kebebasan menentukan hidup merupakan hak istimewa manusia. Sayangnya, banyak orang justru memilih dikendalikan oleh standar media sosial, padahal mereka memiliki kebebasan untuk memaknai hidupnya sendiri.

Menghilangkan standarisasi memang tidak mudah karena masyarakat sudah terlanjur nyaman menjadi individu yang seragam. Namun, membiarkan diri terus disetir akan membuat seseorang lupa bahwa dirinya memiliki esensi hidup. Oleh karena itu, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mulai menentukan makna hidup sendiri tanpa harus selalu merujuk pada standar media sosial.

Menjadi berbeda di tengah era saat ini memang penuh tantangan. Namun, setidaknya dengan menyadari bahwa kita masih memiliki pikiran sendiri, bukan sekadar salinan dari orang lain, kita bisa kembali memegang kendali atas kehidupan kita.