Media Kampung – Institut Teknologi PLN (ITPLN) resmi meluncurkan ITPLN Energy Transition Expert Network Center (ITENC) di Jakarta, sebuah pusat jejaring pakar yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara riset akademik dan implementasi industri di sektor transisi energi. Peresmian yang berlangsung pada 20 Juni 2026 ini menandai langkah strategis perguruan tinggi dalam menjawab tantangan riset energi nasional.
Menjembatani Riset dan Kebutuhan Industri
Rektor ITPLN, Iwa Garniwa Mulyana, menegaskan bahwa ITENC bukan sekadar ruang kerja bersama. Fasilitas ini diharapkan mampu menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, selama ini terdapat jarak antara riset yang dilakukan perguruan tinggi dengan implementasi di lapangan. ITENC hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui pendekatan aplikatif. Riset di ITENC akan berfokus pada pengembangan teknologi masa depan, sementara kajian menitikberatkan pada penyelesaian persoalan energi yang dihadapi saat ini.
Lokasi Strategis dan Fasilitas Lengkap
Ketua Umum Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN (YPK PLN), Supriyadi, menyebutkan bahwa lokasi ITENC dipilih karena strategis. Hanya sekitar 500 meter dari Stasiun MRT Fatmawati, akses transportasi yang mudah diharapkan mendukung mobilitas peneliti dan mitra industri. YPK PLN juga menyiapkan renovasi bertahap pada fasilitas gedung untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. ITENC akan beroperasi sebagai co-working space selama 24 jam, mendukung kolaborasi dengan industri dan institusi internasional.
Konsep Jejaring Ahli Tangkas
Wakil Rektor IV ITPLN, Ahsin Sidqi, menjelaskan bahwa ITENC mengusung konsep jejaring ahli tangkas yang didukung sistem administrasi profesional. Pusat ini akan menjadi rumah bagi 11 pusat riset ITPLN, serta berfungsi sebagai pusat proyek, konsultasi, dan penerapan hasil riset. Melalui ITENC, ITPLN membuka peluang kerja sama strategis di bidang konsultasi, pelatihan, riset, karier, hingga pengelolaan aset. Diharapkan, ITENC dapat menjadi simpul kolaborasi transisi energi nasional yang memperkuat inovasi berdampak bagi industri dan masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




Tinggalkan Balasan