Media Kampung – Lagu dangdut ‘Aku Bukan Hidangan‘ yang dipopulerkan oleh Hetty Sunjaya pada 1993 menyimpan pesan tegas bagi pria yang hanya pandai memberi janji. Lagu ini mengisahkan seorang perempuan yang menuntut kepastian dalam hubungan asmara dan meminta bukti keseriusan, bukan sekadar kata-kata manis.
Diciptakan oleh Fazal Dath, lagu ini menolak anggapan bahwa perempuan bisa diperlakukan seperti hidangan yang bisa dinikmati seenaknya. Lewat liriknya, sang perempuan memperingatkan agar pria tidak tergoda oleh penampilan fisik atau senyuman, melainkan harus menunjukkan keseriusan dengan langkah nyata.
Salah satu pesan utama dalam lagu ini adalah ajakan untuk bertemu orang tua sebagai bentuk komitmen. Perempuan dalam lagu itu mengizinkan pria bertamu ke rumahnya, namun dengan syarat ia harus jujur dan benar-benar sayang. Lirik seperti ‘Kalau ingin cinta dariku, engkau harus jujur dan sayang padaku’ menegaskan bahwa cinta tidak bisa didapatkan dengan mudah tanpa ketulusan.
Refrain lagu yang berbunyi ‘Aku ini bukanlah makanan yang dihidangkan, atau pula minuman yang selalu memabukkan’ menjadi inti dari pesan lagu ini. Perempuan menegaskan bahwa dirinya bukan objek yang bisa dikonsumsi atau dimanfaatkan, melainkan seseorang yang layak dihormati dan diperlakukan dengan serius.
Lagu ini masih relevan hingga kini karena mengangkat isu yang kerap terjadi dalam hubungan, yaitu janji tanpa realisasi. ‘Aku Bukan Hidangan’ menjadi pengingat bahwa perempuan berhak menuntut kepastian dan tidak boleh dibiarkan dalam ketidakjelasan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan